BNN Sumsel Integrasikan Kurikulum Anti Narkoba
- 06 Feb 2026 10:48 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Badan Narkotika Nasional (BNN) meluncurkan Implementasi Kurikulum Anti Narkoba (IKAN) untuk mencegah penyalahgunaan narkoba di kalangan anak dan remaja. Program ini akan dijalankan BNN Provinsi Sumatera Selatan melalui integrasi materi anti narkoba di lingkungan pendidikan.
Kurikulum IKAN menjadi upaya dari Pencegahan, Pemberantasan, Penyalahgunaan, dan Peredaran Gelap Narkotika (P4GN) di sekolah dan lembaga pendidikan. Materi bahaya narkoba tersebut akan disisipkan dalam mata pelajaran atau kegiatan ekstrakurikuler.
Koordinator Pencegahan BNNP Sumsel, ,Marwan Hidayat menyebut, kurikulum ini merupakan lanjutan dari Program Ananda Bersinar. "Program ini untuk melindungi generasi muda dari penyalahgunaan narkoba sejak dini," ungkapnya dalam dialog Palembang Menyapa di Pro 1 RRI Palembang, Rabu, 4 Februari 2026.
Marwan menyampaikan, kurikulum IKAN menanamkan keberanian pada anak untuk menolak narkoba sejak dini. "Penyampaian materi nanti dilakukan melalui pelajaran PJOK, agama, dan pendidikan kewarganegaraan," ujarnya.
BNNP Sumsel mencatat Kabupaten Muara Enim telah menerapkan IKAN sejak tahun 2025. Melaui Dinas Pendidikan program ini telah dijalankan secara konsisten di sekolah.
Sementara itu Dosen PIAUD UIN Raden Fatah Elsa Cindrya menekankan dengan cara pendekatan yang ramah pada anak. "Penyampaiannya nanti jangan menggunakan kata narkoba agar mudah dipahami anak usia dini," ungkapnya.
Elsa menambahkan nilai hidup yang sehat dan tanggung jawab tertanam konsisten melalui kurikulum. Serta mendorong sinergi antar sekolah, keluarga, dan masyarakat untuk menyukseskan program BNN.
BNNP Sumsel menargetkan IKAN dapat diterapkan luas di seluruh wilayah Provinsi Sumatera Selatan. Program ini dapat diarahkan guna melindungi generasi muda saat ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....