Martabak India Perkaya Akulturasi Kuliner Palembang
- 04 Feb 2026 13:01 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Ragam kuliner Nusantara berkembang melalui proses akulturasi budaya sejak masa perdagangan lintas bangsa. Pengaruh India, Arab, dan China masih terasa kuat dalam kuliner Palembang hingga kini.
Para pendatang awalnya datang berdagang lalu menetap dan berbaur dengan masyarakat lokal. Mereka membawa budaya serta kuliner yang kemudian menjadi bagian kekayaan Nusantara.
Salah satu warisan akulturasi tersebut hadir melalui martabak Bombay khas India di Palembang. Kuliner ini bertahan lintas generasi dan tetap diminati masyarakat.
Rena, pemilik martabak Bombay di Jalan Swadaya Palembang, melanjutkan usaha keluarga yang dirintis sejak 1980. Usaha tersebut awalnya dibuka neneknya yang datang dari India.
“Usaha ini dimulai nenek saya tahun 1980 dan diteruskan ibu saya,” katanya, Selasa 3 Februari 2026. Cabang Jalan Swadaya dikelolanya hampir tiga tahun terakhir.
Sementara usaha utama keluarga tetap beroperasi di kawasan Seduduk Putih Palembang. Kedua usaha tersebut masih mempertahankan cita rasa asli India.
Rena menjelaskan resep martabak merupakan racikan turun-temurun keluarga. Rempah khas India tetap digunakan untuk menjaga keaslian rasa.
Bumbu utama sebagian didatangkan langsung dari India dan dipadukan bahan lokal Palembang. Perpaduan tersebut menjaga kualitas sekaligus konsistensi rasa.
Ia mengaku bangga kuliner India diterima luas di Palembang. Martabak Bombay dinilai memperkaya khazanah kuliner Nusantara.
Selain martabak, kedainya juga menyajikan menu khas India lainnya. Menu tersebut meliputi nasi briani, nasi kebuli, dan aneka kari.
“Pemesanan kami layani melalui WhatsApp dan media sosial,” ujarnya. Beberapa menu tersedia pada hari tertentu setiap pekan.
Rena memastikan harga tetap terjangkau dengan bahan berkualitas premium. Kualitas dijaga demi mempertahankan nama usaha keluarga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....