Lapak Batu Akik Cinde Bertahan di Tengah Perubahan Tren

  • 02 Feb 2026 16:43 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Peminat batu akik di Palembang terus menurun dalam beberapa tahun terakhir. Seorang pedagang bernama Ubay tetap bertahan berjualan di kawasan Cinde, Minggu 1 Februari 2026.

Ubay yang akrab disapa Pak Uban rutin membuka lapak sederhana setiap akhir pekan. Ia melayani pembeli dengan koleksi batu akik yang tersisa.

Pak Uban mengakui kondisi penjualan tidak lagi seramai masa lalu. “Sekarang tidak seperti dulu, peminat batu akik sudah jauh berkurang,” ujarnya.

Meski demikian, Pak Uban tetap optimistis menjalani usaha tersebut. Pengalaman belasan tahun membuatnya memahami kualitas dan karakter batu akik.

Lapak Pak Uban selalu hadir di kawasan Cinde setiap hari Minggu. Ia menggelar dagangan menggunakan alas sederhana di pinggir kawasan tersebut.

Beragam batu akik dipamerkan dengan warna dan motif berbeda. Batu cincin ditata rapi agar memudahkan pembeli memilih sesuai selera.

Harga batu akik yang dijual berkisar Rp40 ribu hingga Rp75 ribu. Pak Uban juga menawarkan tiga batu akik seharga Rp100 ribu.

Meski tren batu akik menurun, Pak Uban tetap berjualan dengan sabar. Ia berharap batu akik kembali diminati masyarakat suatu hari nanti.

(Laporan: Muhammad Alfin Khoiron, Mahasiswa magang Ilmu Komunikasi Stisisipol Candradimuka).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....