Bahasa Daerah Terancam, Sumsel Dorong Revitalisasi di Ruang Publik
- 31 Jan 2026 21:33 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Sekda Provinsi Sumsel Edward Candra mengingatkan pentingnya revitalisasi bahasa daerah di era global. Pesan ini ia sampaikan saat membuka kegiatan pembinaan bahasa, Jumat 30 Januari 2026.
Kegiatan berlangsung di Palembang dan diikuti puluhan perwakilan dinas dan lembaga pendidikan. Agenda ini sekaligus menandai awal pelaksanaan program revitalisasi bahasa di tahun 2026.
Edward menyebut bahasa bukan sekadar alat komunikasi, melainkan identitas bangsa. “Bahasa adalah jati diri dan cerminan peradaban,” ujarnya.
Ia menilai keragaman bahasa daerah di Sumsel adalah warisan budaya tak benda. Menurutnya, arus teknologi telah menjauhkan generasi muda dari bahasa ibu mereka.
Tanpa upaya nyata, beberapa bahasa daerah terancam punah dan tersisih. Ia menilai diskusi ini sebagai langkah strategis dalam merawat kekayaan bahasa lokal.
Edward menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelestarian bahasa. Ia meminta dukungan dari dinas pendidikan, sekolah, hingga lembaga pemerintah.
Ruang publik dan dokumen resmi dinilai wajib memakai bahasa yang baik. “Bahasa di spanduk, papan nama, hingga naskah dinas mencerminkan birokrasi,” katanya.
Edward juga menyebut pembinaan bahasa Indonesia tak sekadar soal kaidah. Ia menilai bahasa yang baik memperkuat wibawa institusi dan pelayanan publik.
Ia berharap diskusi ini melahirkan langkah konkret di masing-masing daerah. “Jadikan kegiatan ini sebagai pijakan kerja nyata,” tuturnya.
Kepala Badan Bahasa Kemendikdasmen, Hafizd Muksin, mendukung penuh kegiatan tersebut. Ia mengapresiasi kerja sama pusat dan daerah dalam urusan kebahasaan.
Hafizd mendorong peserta mempopulerkan budaya berpantun di ruang pendidikan. “Buat program satu hari satu pantun dan bukukan hasilnya,” ujarnya.
Kepala Balai Bahasa Sumsel, Desi Prasanti, menyebut ini kegiatan perdana 2026. Sebanyak 51 dinas pendidikan dan 25 lembaga swasta ikut dalam forum ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....