Jembatan Putus di OKU Selatan, Sembilan Warga Terluka
- 30 Jan 2026 13:51 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, OKU Selatan: Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Selatan langsung mendatangi jembatan gantung yang putus pada Rabu malam, 28 Januari 2026 lalu. Jembatan itu menghubungkan Desa Campang Jaya, Kecamatan Kisam Ilir, dengan Desa Anugrah Kemu, Kecamatan Pulau Beringin.
Bupati OKU Selatan, Abusama langsung memimpin peninjauan itu Kamis 29 Januari 2026 sebagai sebagai bentuk respon cepat Pemerintah Kabupaten OKU Selatan. Kejadian tersebut mengakibatkan sembilan orang warga mengalami luka berat.
Bupati Abusama didampingi oleh BPBD Kabupaten OKU Selatan, Dinas Sosial, Dinas Perhubungan, Camat Kisam Ilir, unsur TNI dan Polri, Kepala Desa setempat, serta masyarakat, meninjau langsung kondisi jembatan dan akses penghubung antar desa yang terdampak.
Bupati Abusama menyampaikan rasa prihatin yang mendalam atas musibah yang terjadi serta memastikan bahwa keselamatan warga menjadi prioritas utama pemerintah daerah. “saat ini warga terluka telah mendapatkan penanganan medis di RSUD Muaradua dan Puskesmas Kisam Ilir,” sambungnya.
Pemerintah daerah bergerak cepat untuk memastikan para korban mendapatkan penanganan medis terbaik dan melakukan langkah-langkah darurat agar aktivitas masyarakat tidak terputus,” ujar Bupati. “Pemkab OKU Selatan akan segera berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat untuk percepatan penanganan, termasuk pembangunan kembali jembatan yang layak dan aman bagi Masyarakat,” janji bupati.
Menurut bupati Jembatan ini merupakan akses vital bagi masyarakat. Pemkab OKU Selatan idak ingin kejadian serupa terjadi. “Oleh karena itu, saya minta OPD terkait dan BPBD segera melakukan kajian teknis serta menyiapkan langkah konkret. Baik penanganan darurat maupun pembangunan permanen,” tegasnya.
Bupati Abusama juga berharap masyarakat tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan, serta mendukung upaya pemerintah dalam proses penanganan dan pemulihan pasca kejadian. “Saya mengimbau masyarakat untuk tetap berhati-hati dan mengikuti arahan petugas di lapangan. Insyaallah, pemerintah hadir dan bertanggung jawab untuk memastikan akses dan keselamatan warga kembali pulih,” tutup bupati.
Saat ini, BPBD Kabupaten OKU Selatan terus melakukan survei lokasi dan pendataan lanjutan guna menentukan langkah teknis selanjutnya, sembari memastikan koordinasi lintas sektor berjalan optimal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....