Pemkot Gunakan Aset Provinsi Bangun Sekolah Rakyat

  • 29 Jan 2026 21:05 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang akan membangun Sekolah Rakyat terpadu di lahan provinsi seluas 28 hektare di Kalidoni. Lahan itu dipinjamkan oleh Gubernur Sumatera Selatan untuk mendukung program pendidikan nasional.

Sekolah akan dibangun dalam satu kawasan terpadu untuk jenjang SD, SMP, hingga SMA. Fasilitas ini dirancang menampung hingga 1.000 siswa.

Wali Kota Palembang Ratu Dewa menegaskan pembangunan sekolah terkendala lahan sejak awal. Kini, hambatan itu berhasil diatasi melalui pinjaman aset provinsi.

“Sekolah Rakyat kita terkendala soal aset. Alhamdulillah, Pak Gubernur meminjamkan lahannya,” katanya, Rabu 28 Januari 2026.

Lahan terletak di dekat kawasan Intirub, Kalidoni, dan dinilai paling layak. Sebelumnya, pemkot mempertimbangkan lahan di Karya Jaya, Kertapati.

Menurut Ratu Dewa, pembangunan tinggal menunggu proses administrasi dan teknis lintas instansi. Setelah rampung, pembangunan fisik segera dimulai.

“Lahan ini memang jadi kendala utama karena kapasitasnya besar,” ujarnya. Ia memastikan proses percepatan terus dilakukan.

Saat ini, pemkot sedang menyusun dokumen peminjaman antarinstansi. Dokumen itu menjadi syarat untuk memulai proses pembangunan.

Kepala Dinas Sosial Palembang Raimon Lauri menjelaskan pembangunan fisik tidak memakai APBD. Seluruh biaya berasal dari APBN pusat.

“Pelaksanaan melalui Satker Prasarana Strategis Sumsel Kementerian PUPR,” katanya. Pemerintah pusat sudah menyetujui rencana pembangunan.

Raimon menambahkan, pendataan calon siswa belum dilakukan karena menunggu koordinasi lintas lembaga. Data disiapkan dengan mekanisme terverifikasi.

BPS, Dinas Sosial, dan pendamping PKH dilibatkan dalam proses pendataan. Hasilnya akan diajukan langsung kepada wali kota.

“Yang pasti, siswa berasal dari Desil 1 dan Desil 2,” tuturnya. Data kemudian diteruskan ke kementerian terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....