Yuyun Ramli Kisahkan Sejarah dan Eksistensi Sanggar Cempako
- 27 Jan 2026 17:30 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Sanggar tari memiliki peran penting dalam melestarikan seni dan budaya tradisional daerah agar tidak terkikis zaman. Melalui pelatihan, sanggar menjadi wadah untuk mengembangkan generasi muda dalam memahami dan meneruskan tradisi.
Salah satu sanggar seni yang aktif melestarikan seni dan budaya di Sumatera Selatan adalah Sanggar Seni Cempako. Sanggar yang diresmikan pada April 1994 ini telah menjadi pusat pelestarian seni tari Sumatera Selatan.
Yuyun Ramli, seorang pelatih tari dan koreografer di Sanggar Tari Cempako, mengisahkan sejarah sanggar tersebut dalam program Spada edisi Kita Indonesia. Dalam wawancara bersama RRI Senin, 26 Januari 2026, Yuyun menjelaskan bagaimana sanggar ini berdiri dan peranannya dalam melestarikan seni tari Sumatera Selatan.
“Sanggar Cempako didirikan oleh orang tua ibu Feby, Ailuny Husni, pada tahun 1993 dan diresmikan pada April 1994. Sanggar Cempako telah menjadi pusat pelestarian seni tari Sumatera Selatan,” ungkapnya.
Kini, sanggar ini dipimpin oleh Feby Herman Deru yang sangat memperhatikan pelestarian adat budaya daerah.
“Sosok Ibu Feby dikenal sangat peduli terhadap perkembangan seni tari dan budaya tradisional Sumatera Selatan. Ia menjaga dan melestarikan adat pernikahan, seni tari, hingga hal-hal terkecil yang menjadi bagian dari budaya daerah,” sambungnya.
Pada tanggal 17 Januari 2026, Sanggar Cempako mengadakan reuni setelah terakhir kali bertemu pada 2018. Reuni kali ini juga bertepatan dengan ulang tahun Sanggar Seni Cempako yang ke-25.
Meskipun reuni kali ini berlangsung sederhana, kehadiran Ibu Feby Herman Deru sebagai penari menjadi sorotan. "Beliau masih mengingat dan menari semua tarian Sumatera Selatan, khususnya tarian dari Sanggar Seni Cempako," ujar Yuyun dengan bangga.
Acara reuni tersebut menjadi momen bersejarah karena melibatkan lintas generasi. Dari generasi pertama angkatan Yuyun Ramli, hingga generasi tahun 2026, semuanya bersama-sama berusaha melestarikan budaya Sumatera Selatan, terutama seni tari dan kain tradisional yang menjadi warisan penting.
Reuni tersebut bukan hanya perayaan, tetapi juga bukti eksistensi Sanggar Cempako dalam pelestarian seni budaya Sumatera Selatan. Kegiatan ini menunjukkan komitmen Sanggar Cempako dalam menjaga dan meneruskan warisan budaya kepada generasi berikutnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....