Membangun Kesehatan Finansial dengan Instrumen Produk Pasar Modal

  • 25 Jan 2026 20:07 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kesehatan Finansial secara sederhana digambarkan dengan ketersediaan dana pada setiap situasi atau kebutuhan yang telah disesuaikan pada saat itu atau mendadak dan tidak adanya utang. Hal ini ditegaskan oleh Hari Mulyono Kepala Wilayah Kantor Perwakilan Bursa Efek Indonesia Sumatera Selatan ketika menjadi narasumber acara Dialog Palembang Sore segmen Investasi di Studio Pro 1 RRI Palembang, Rabu 14 Januari 2026.

Hari menerangkan finansial sehat itu tercukupnya kebutuhan bersifat wajib jangka pendek atau panjang. Tanpa mengorbankan kebutuhan lain juga tidak menciptakan utang yang akan meninggalkan arus negatif terhadap aset diri sendiri.

Sementara hubungan kesehatan finansial dengan pasar modal sangat erat. Dimana pasar modal akan menarik pemiliknya secara inklusif berjangka. Jika dilakukan dengan tepat maka akan memberikan imbal hasil yang akan menciptakan kesehatan finansial.

"Masyarakat Indonesia hampir 20 juta orang sudah memanfaatkan produk pasar modal seperti reksadana, obligasi, reksadana perdagangan sebagai media investasi yang akan memberikan keuntungan bagi masyarakat," jelas Hari.

Pasar modal merupakan mobilisasi dana publik yang diolah baik badan usaha atau pihak Pemerintah untuk membiayai usaha yang berjalan. Sehingga publik mau investasi di perusahaan dan Pemerintah mendapatkan imbal hasil.

Masyarakat berinvestasi harus punya rencana agar tetap bisa menjaga finansial yang cukup. Kemudian investasi yang dipilih itu biasanya ada risiko agar masyarakat bisa mendapatkan keuntungan lebih seperti harga saham yang memberi imbal hasil.

Pasar modal melatih masyarakat untuk manjadi individu yang sensitif dengan informasi. Pandai mengelola informasi sehingga terlatih untuk membuat keputusan juga sabar dalam berinventasi.

"Masyarakat diharapkan mau investasi di pasar modal karena pasar modal sebagai satu cara kita agar menciptakan kesehatan finansial yang terjangkau, terukur dan punya potensi kedepan jika dilakukan dengan baik," pesan Hari Mulyono menutup dialog.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....