Masjid Al Ikhlas Karang Anyar Simbol Gotong Royong
- 25 Jan 2026 01:12 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Masjid Al Ikhlas di Desa Karang Anyar, Kecamatan Lawang Wetan, Kabupaten Musi Banyuasin, kini berdiri megah sebagai penanda kuat keikhlasan dan gotong royong masyarakat. Rumah ibadah ini diresmikan langsung oleh Bupati Musi Banyuasin M Toha Tohet, Kamis, 22 Januari 2025.
Masjid tersebut tidak hanya dibangun sebagai tempat ibadah, tetapi juga dirancang menjadi pusat kegiatan sosial dan kemasyarakatan warga. Proses panjang pendiriannya mencerminkan kolaborasi antara pemerintah daerah, DPRD, para donatur, dan masyarakat setempat.
Bupati Muba M Toha Tohet menyampaikan apresiasi atas semangat kebersamaan yang mengiringi pembangunan masjid tersebut.
“Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya mengucapkan selamat atas peresmian Masjid Al Ikhlas. Mudah-mudahan masjid ini tidak hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga pusat kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan,” ujar Toha.
Ia menegaskan, pembangunan Masjid Al Ikhlas menjadi contoh bagaimana sinergi antara pemerintah dan masyarakat mampu melahirkan sarana ibadah yang representatif dan bermanfaat luas. Masjid ini dibangun melalui APBD Kabupaten Muba dari dana aspirasi anggota DPRD, serta dukungan para dermawan.
Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Muba, Toha Tohet juga mengungkapkan bahwa saat ini terdapat 1.987 masjid dan musala di wilayah Musi Banyuasin. Pada tahun ini, pemerintah daerah menyalurkan bantuan kepada 50 masjid dan musala, dengan peluang penambahan pada anggaran perubahan.
“Keinginan kami ke depan adalah membangun dan memakmurkan lebih banyak masjid. Bahkan, secara pribadi saya memiliki cita-cita untuk mewujudkan pembangunan 1.000 masjid di Musi Banyuasin,” katanya.
Anggota DPRD Muba Jon Kenedy menyebut Masjid Al Ikhlas sebagai buah nyata semangat kebersamaan warga Karang Anyar.
“Pembangunan masjid ini murni gotong royong. Alhamdulillah, banyak donatur yang ikut berkontribusi. Kami di DPRD tentu sangat mendukung pembangunan sarana ibadah seperti ini,” ujarnya.
Senada, Camat Lawang Wetan M Warnik mengapresiasi kehadiran pemerintah daerah dan partisipasi aktif masyarakat.
“Terima kasih kepada Bupati Muba, anggota DPRD, pemerintah desa, dan seluruh warga Karang Anyar, serta para donatur yang telah membantu pembangunan Masjid Al Ikhlas hingga berdiri seperti sekarang,” katanya.
Ketua Pengurus Masjid Al Ikhlas Edi Hermanto menjelaskan, pembangunan masjid berawal dari niat tulus masyarakat sejak beberapa tahun lalu. Pada 2021, seorang warga bernama H Maskanah menghibahkan tanah seluas 40 x 90 meter sebagai lokasi masjid. Setahun kemudian, H Yahya membantu penimbunan lahan.
Pembangunan fisik dimulai pada 2023 dengan dukungan APBD Muba melalui dana aspirasi DPRD senilai Rp2,1 miliar, yang mewujudkan sekitar 30 persen bangunan. Pada 2024, dukungan para donatur kembali mengalir hingga terkumpul Rp5,3 miliar untuk melanjutkan pembangunan dan penataan halaman.
“Total dana pembangunan Masjid Al Ikhlas mencapai Rp7,4 miliar. Karena itulah, nama Al Ikhlas sangat selaras dengan proses pendiriannya yang dilandasi keikhlasan,” ujar Edi.
Ia menambahkan, masyarakat berharap ke depan masjid ini dilengkapi pagar, penataan halaman, serta balai serbaguna. Untuk mendukung rencana tersebut, warga telah menghibahkan lahan seluas sekitar dua hektare.
“Kami berharap dapat dibangun balai serbaguna agar masyarakat bisa memanfaatkannya untuk berbagai kegiatan, seperti resepsi pernikahan dan acara sosial lainnya,” katanya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....