Pemkab OKU Timur Tetapkan Status Siaga Darurat Banjir
- 24 Jan 2026 22:12 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, OKU Timur - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur menetapkan status siaga darurat banjir dan tanah longsor sebagai upaya penanggulangan bencana alam sedini mungkin. Hal ini diungkapkan Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD OKU Timur, Budi Widiyanto, di Martapura, Jumat, 23 Januari 2026.
‘’Penetapan status tersebut karena OKU Timur termasuk salah satu daerah di Sumsel yang dipetakan rawan terjadi bencana banjir dan tanah longsor saat musim hujan. Bahkan saat ini ribuan rumah penduduk terendam,’’ ujarnya.
Budi menyatakan, penetapan status tersebut dilakukan meskipun tidak ada korban jiwa, namun ribuan 2.624 rumah penduduk di 34 desa yang tersebar di enam kecamatan di Kabupaten OKU Timur terendam banjir.
Banjir dengan ketinggian bervariasi antara 30 centimeter hingga 1,5 meter. Adapun wilayah terdampak banjir terdapat meliputi Kecamatan Belitang II, Belitang, III, Belitang Mulya, Semendawai Suku III, Semendawai Timur, dan Kecamatan Belitang.
"Oleh sebab itu, penetapan status siaga darurat banjir dan longsor perlu dilakukan agar bencana alam dapat ditanggulangi sedini mungkin. Salah satunya dengan mengaktifkan kembali posko penanggulangan bencana di seluruh kecamatan " tegasnya.
BPBD OKU Timur juga menyiagakan lebih dari 100 personel yang tergabung dalam satgas penanggulangan bencana banjir dan tanah longsor. “Selain personel, kami juga menyiapkan peralatan penanggulangan bencana seperti perahu karet, mesin pompa, mobil tangki suplai air dan peralatan Basarnas lainnya,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....