>> TOLONG TULIS BERITA JGN HANYA MENGEJAR JUMLAH, BERITA INI SUDAH TAYANG>>Masjid Al Ikhlas Diresmikan, Simbol Gotong Royong Warga
- 24 Jan 2026 13:43 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Muba - Bupati Musi Banyuasin (Muba) M. Toha Tohet meresmikan Masjid Al Ikhlas yang terletak di Desa Karang Anyar, Kecamatan Lawang Wetan, Kamis 22 Januari 2026. Masjid yang megah ini tidak hanya menjadi pusat ibadah, tetapi juga simbol kekuatan gotong royong dan keikhlasan masyarakat dalam mewujudkan tempat yang tidak hanya untuk beribadah, tetapi juga untuk berbagai kegiatan sosial dan kemasyarakatan.
Peresmian masjid dihadiri oleh sejumlah tokoh penting, termasuk anggota DPRD Kabupaten Muba, Jon Kenedy, Ziadatulher, Tapriansyah, Indra Kesumajaya, Rustam, dan Tanzil Asrori. Juga hadir Asisten I Setda Muba Ardiansyah , Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Muba Ustadz H Opi Pahlopi, Camat Lawang Wetan M Warnik, serta Kepala Desa Karang Anyar Zulkarnain. Acara tersebut turut dimeriahkan dengan ceramah agama oleh Ustadz Alamsyah.
Bupati Toha Tohet dalam sambutannya mengungkapkan kebanggaannya atas selesainya pembangunan Masjid Al Ikhlas. “Atas nama pribadi dan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin, saya mengucapkan selamat atas peresmian masjid ini. Semoga masjid ini tidak hanya menjadi tempat shalat, tetapi juga menjadi pusat kegiatan sosial, keagamaan, dan kemasyarakatan yang memberikan banyak manfaat bagi masyarakat,” ujarnya.
Bupati Toha juga mengapresiasi sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dan para donatur dalam mewujudkan masjid ini. “Pembangunan masjid ini didanai dengan anggaran dari APBD Kabupaten Muba, dana aspirasi anggota DPRD, serta sumbangan dari para dermawan. Semangat gotong royong ini yang menjadi kunci keberhasilan pembangunan Masjid Al Ikhlas,” tambahnya.
Sebagai Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Kabupaten Muba, Toha mengungkapkan bahwa saat ini di wilayah Muba terdapat hampir 2.000 masjid dan musala. “Tahun ini, pemerintah daerah telah menyalurkan bantuan kepada 50 masjid dan musala, dan kami berharap jumlah ini akan terus bertambah. Saya pribadi memiliki cita-cita untuk membangun 1.000 masjid di Musi Banyuasin,” ungkap Toha, menunjukkan komitmen yang kuat untuk memperbanyak tempat ibadah di daerahnya.
Anggota DPRD Muba, Jon Kenedy, dalam kesempatan yang sama, menyampaikan rasa syukur dan kebanggaan atas rampungnya pembangunan masjid tersebut. “Masjid Al Ikhlas ini adalah hasil dari semangat kebersamaan masyarakat dan donatur yang ikut berkontribusi. Kami di DPRD sangat mendukung pembangunan sarana ibadah seperti ini,” kata Jon.
Sementara itu, Camat Lawang Wetan M Warnik mengucapkan terima kasih kepada Bupati Muba yang telah hadir untuk meresmikan masjid, serta mengapresiasi seluruh pihak yang telah berkontribusi, baik dari kalangan pemerintah maupun masyarakat. “Kami sangat berterima kasih kepada para donatur dan semua pihak yang telah membantu pembangunan Masjid Al Ikhlas ini. Semoga masjid ini membawa manfaat bagi masyarakat Lawang Wetan,” ujar Warnik.
Ketua Pengurus Masjid Al Ikhlas, Edi Hermanto, menceritakan proses panjang pembangunan masjid yang dimulai dengan niat tulus masyarakat pada tahun 2021. “Tanah seluas 40 x 90 meter dihibahkan oleh H Maskanah, dan pada 2022, H Yahya memberikan bantuan dana untuk penimbunan lahan. Pembangunan fisik dimulai pada 2023 dengan anggaran dari APBD Muba, dan pada 2024, para donatur kembali menyumbang hingga terkumpul dana Rp5,3 miliar untuk melanjutkan pembangunan,” terang Edi.
Menurut Edi, total dana yang terkumpul untuk pembangunan Masjid Al Ikhlas mencapai Rp7,4 miliar. “Nama Al Ikhlas sangat selaras dengan proses pendiriannya yang dilandasi keikhlasan. Kami mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah berpartisipasi dalam pembangunan masjid ini,” ujarnya.
Dalam kesempatan tersebut, Edi juga menyampaikan harapan masyarakat untuk melengkapi fasilitas masjid ke depan dengan pagar, penataan halaman, serta pembangunan balai serbaguna yang dapat digunakan untuk berbagai kegiatan sosial, seperti resepsi pernikahan dan acara kemasyarakatan lainnya. “Kami telah menghibahkan dua hektare lahan untuk fasilitas ini, semoga dapat segera terwujud,” tambah Edi.
Peresmian ditandai dengan pemotongan pita dan penandatanganan prasasti. Setelah itu, acara dilanjutkan dengan ceramah agama yang disampaikan oleh Ustadz Alamsyah. Dengan adanya masjid yang megah ini, diharapkan dapat menjadi pusat kegiatan keagamaan, pendidikan, dan sosial yang membawa kemajuan bagi masyarakat sekitar.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....