Nisfu Syaban, Waktu Mengoreksi Diri Sebelum Ramadan

  • 22 Jan 2026 05:33 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Umat Islam menyambut malam Nisfu Syaban dengan doa, zikir, dan istighfar secara serentak di berbagai daerah. Momen ini dimaknai sebagai ajakan memperbaiki diri menjelang datangnya bulan suci Ramadan.

Nisfu berarti pertengahan dan Syaban merupakan bulan kedelapan dalam kalender Hijriah. Malam ini dianggap sebagai waktu terbaik untuk mendekatkan diri kepada Allah dan sesama manusia.

Ustaz Hasbi Mustofa menyampaikan hal itu dalam program Mutiara Pagi, Kamis 22 Januari 2026. Ia menyebut malam Nisfu Syaban bukan sekadar tradisi, tapi sarana memperkuat kesadaran spiritual.

“Syaban berada di tengah, antara Rajab dan Ramadan, sebagai waktu mempersiapkan diri secara ruhani,” katanya. Ia menegaskan tanggal 15 Syaban menjadi titik tengah yang sarat makna ibadah.

Menurutnya, meski ada perbedaan pandangan ulama, esensi ibadah tetap lebih penting dijaga. Umat diminta menjauhi permusuhan, memperbanyak doa, dan memohon ampunan atas dosa-dosa terdahulu.

“Ruwahan bisa dilaksanakan atau tidak, yang utama adalah mendekat kepada Allah,” ujarnya. Ia mengajak umat membersihkan hati dari dendam dan iri menjelang bulan penuh rahmat.

Ia juga mengingatkan pentingnya memperbaiki kualitas sholat sejak bulan Rajab. Kesiapan ruhani harus diperkuat agar Ramadan dijalani dengan jiwa bersih dan tekad yang mantap.

Melalui malam Nisfu Syaban, umat diajak merenungi perjalanan hidup dan memperbaiki niat. Introspeksi dini ini diharapkan menumbuhkan kesiapan spiritual yang lebih kuat saat Ramadan tiba.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....