Pendidikan Bintara TNI AD Kodam II/Sriwijaya Resmi Ditutup

  • 07 Jan 2026 17:43 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Lahat - Komando Kodam II/Sriwijaya menunjukkan komitmennya dalam mencetak prajurit berkualitas melalui penutupan Pendidikan Pertama Bintara (Dikmaba) Infanteri Gelombang II dan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Gelombang I TNI AD TA 2025-2026, yang dilaksanakan di Lapangan Secata Rindam II/Sriwijaya Lahat, Rabu 7 Januari 2026. Acara tersebut dipimpin langsung oleh Kasdam II/Sriwijaya Brigjen TNI Iwan Ma’ruf Zainudin, yang menandai berakhirnya rangkaian pendidikan bagi ratusan prajurit muda TNI AD.

Dalam kesempatan ini, sebanyak 335 prajurit siswa Dikmaba secara resmi dilantik menjadi Bintara muda dengan pangkat Sersan Dua (Serda), sementara 188 prajurit dari Diktukba juga beralih golongan dari Tamtama menjadi Bintara dengan pangkat yang sama. Prosesi pelantikan ini menjadi titik awal perjalanan karier mereka di tubuh TNI, yang siap mengabdi kepada negara dan bangsa dengan penuh dedikasi.

Pangdam II/Sriwijaya, Mayjen TNI Ujang Darwis, yang hadir melalui amanat tertulis yang dibacakan oleh Kasdam II/Sriwijaya, menyampaikan ucapan selamat kepada para prajurit yang berhasil menyelesaikan pendidikan dengan baik. Ia juga tidak lupa menyampaikan apresiasi kepada keluarga, khususnya istri prajurit, yang telah memberikan dukungan moral yang tak ternilai selama proses pendidikan. Pangdam berharap dukungan tersebut akan terus berlanjut dalam menjalankan tugas dan karier para prajurit di unit masing-masing.

Pangdam menegaskan, tujuan dari pendidikan ini adalah untuk membentuk Bintara TNI AD yang memiliki sikap dan perilaku yang sesuai dengan Sapta Marga dan Sumpah Prajurit. Para prajurit muda ini, yang sebelumnya merupakan warga sipil, kini telah menjalani proses gemblengan fisik dan mental yang sangat ketat. Setelah mengikuti rangkaian upacara pengambilan sumpah sesuai agama masing-masing, mereka kini resmi menyandang status sebagai prajurit Infanteri TNI AD yang memiliki kemampuan dasar keprajuritan yang handal.

Bagi prajurit yang beralih golongan dari Tamtama menjadi Bintara, Pangdam mengingatkan bahwa peralihan ini bukan sekadar perubahan administrasi atau tanda pangkat. “Sebagai prajurit berpengalaman, kalian harus siap melakukan transformasi mental, dari seorang pelaksana menjadi pemimpin setingkat regu. Pengalaman yang dimiliki harus disinergikan dengan pengetahuan manajerial, sehingga dapat menjadi jembatan kokoh antara perwira dan anggota,” ujar Pangdam dalam amanatnya.

Lebih lanjut, Pangdam mengingatkan, para prajurit yang baru dilantik harus menjalankan amanah ini dengan disiplin, loyalitas, dan profesionalitas. Mereka diminta untuk terus mengembangkan ilmu pengetahuan dan beradaptasi dengan teknologi informasi. “Ini penting agar kalian dapat tumbuh menjadi prajurit yang tangguh, militan, dan senantiasa menjadi kebanggaan rakyat dalam menghadapi berbagai dinamika penugasan yang semakin kompleks,” tambah Pangdam.

Sebagai penutup, seluruh prajurit diingatkan untuk selalu mematuhi aturan disiplin, norma hukum, dan menjaga citra satuan dengan tidak melakukan pelanggaran sekecil apapun. “Setelah pelantikan ini, kalian harus siap mengikuti tahapan pendidikan kejuruan selanjutnya sebagai bekal untuk penugasan di masa depan,” pesan Pangdam, menegaskan pentingnya kesiapan mental dan fisik para prajurit untuk menghadapi tantangan yang lebih besar.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....