Ahmad Muzani Dorong Hilirisasi Kelapa Banyuasin
- 12 Des 2025 07:54 WIB
- Palembang
KBRN, Banyuasin: Pemerintah Kabupaten Banyuasin menerima kunjungan kerja Ketua MPR RI, Ahmad Muzani, dalam agenda penguatan tata kelola desa dan pemberdayaan petani kelapa. Kegiatan berlangsung di Desa Karang Anyar, Kecamatan Sumber Marga Telang, Rabu (10/12/2025).
Sekretaris Daerah Banyuasin, Erwin Ibrahim, hadir mewakili Bupati dan didampingi jajaran perangkat daerah, camat, kepala desa, serta kelompok petani kelapa. Kunjungan ini menjadi momentum penting untuk menyerap aspirasi petani dan mendorong transformasi sektor pertanian.
Ketua Perpec Kindo dan FKKDI Banyuasin, Sarippudin H. Depabulang, menegaskan bahwa Banyuasin merupakan daerah penghasil kelapa terbesar di Sumsel. Namun, ia mengeluhkan harga kelapa yang anjlok dan memukul pendapatan petani lokal.
“Kelapa sempat mencapai harga Rp7.000 per butir, namun kini menurun. Kami berharap kunjungan ini membawa perubahan bagi petani,” ujar Sarippudin saat menyampaikan aspirasinya di hadapan Ketua MPR RI.
Menanggapi hal tersebut, Ahmad Muzani menekankan bahwa kelapa adalah komoditas strategis yang belum dimanfaatkan optimal. Ia menyebut rendahnya harga jual disebabkan minimnya pengembangan industri hilirisasi di daerah penghasil kelapa.
“Kelapa adalah komoditas andalan. Semoga petani yang merasakan manfaatnya,” kata Muzani dalam sambutannya. Ia juga menyinggung potensi besar Sumsel dalam ekspor kelapa ke pasar internasional, termasuk Tiongkok.
Muzani mengungkapkan bahwa Indonesia merupakan produsen kelapa terbesar di dunia, dan Sumatera Selatan memainkan peran besar dalam rantai pasok ekspor tersebut. Menurutnya, potensi kelapa akan maksimal bila industri pengolahan hadir di sentra produksi.
“Industri hilirisasi memanfaatkan seluruh bagian kelapa. Kita harus menarik industri itu agar harga kelapa meningkat,” jelasnya. Ia menyebut air kelapa, sabut, tempurung, dan dagingnya bisa diolah menjadi berbagai produk bernilai tinggi.
Dalam kunjungan itu, Ketua MPR RI juga menyerahkan bibit kelapa secara simbolis kepada Pemkab Banyuasin dan Perpec Kindo. Penyerahan ini menjadi bentuk nyata dukungan terhadap petani serta upaya memperkuat ketahanan komoditas kelapa daerah.
Sekda Erwin Ibrahim menyampaikan apresiasi atas perhatian pemerintah pusat terhadap nasib petani di Banyuasin. Ia menyebut dukungan bibit dan hilirisasi kelapa akan sangat bermanfaat bagi penguatan ekonomi desa.
“Sinergi seperti ini penting untuk memastikan petani mendapat akses teknologi dan pasar,” ujar Erwin. Ia berharap ke depan ada langkah konkret untuk mendirikan industri pengolahan kelapa di Banyuasin.
Kegiatan ini sekaligus menjadi ajang silaturahmi antara petani dan pejabat pusat serta daerah, membangun dialog konstruktif. Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan komitmennya untuk mendukung seluruh inisiatif peningkatan kesejahteraan petani.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....