Pentas di Festival Teater, Potlot Angkat Isu Ekologi
- 30 Sep 2025 00:05 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Teater Potlot dari Palembang kembali hadir dalam Festival Teater Sumatera 2025 yang telah berlangsung beberapa hari yang lalu di Taman Budaya Sriwijaya Palembang dengan komitmen yang tetap konsisten mengangkat isu ekologi sebagai dasar pijakan artistiknya. Founder Teater Potlot, Taufik Wijaya (TW), menegaskan bahwa semua persoalan global hari ini sesungguhnya berakar pada krisis ekologi.
“Persoalan ekologi bagi kami adalah pijakan dasar. Semua problem yang ada di dunia hari ini, itu terkait dengan persoalan ekologi,” jelas Taufik Wijaya saat berbincang dengan RRI, Senin (29/09/2025).
Dalam penampilan kali ini, Teater Potlot menghadirkan karya berjudul “Puyang, Minyak Goreng, dan Tisu Toilet”. Tema tersebut dipilih untuk menunjukkan bahwa kerusakan hutan dan bentang alam pada akhirnya melahirkan produk konsumsi sehari-hari yang akrab dengan masyarakat, yakni minyak goreng dan tisu toilet.
“Kami ingin mengatakan bahwa puncak dari kerusakan hutan itu melahirkan minyak goreng dan tisu toilet. Demi kebutuhan ini, puyang, harimau, bahkan manusia akhirnya mengalami persoalan serius. Bukan hanya kenyamanan, tetapi juga pangan dan pengetahuan,” tambah Taufik.
Uniknya, pementasan kali ini melibatkan generasi muda dari kalangan Gen Z dan Alpha. Tujuh orang pemain, seluruhnya perempuan, menjadi penafsir utama gagasan ekologi dalam karya tersebut.
Menurut Taufik, pilihan melibatkan perempuan bukan tanpa alasan. “Perempuan itu punya kesadaran lebih kuat, karena ini menyangkut kehidupan manusia. Mereka lebih menyayangi banyak orang, berpikir untuk keluarganya, sehingga ketika bicara lingkungan, perempuanlah yang seharusnya berada di depan,” ungkapnya.
Dengan pendekatan artistik yang berpijak pada isu lingkungan, Teater Potlot berharap generasi muda tidak hanya menikmati pertunjukan, tetapi juga menyadari keterhubungan langsung antara kebutuhan konsumtif sehari-hari dengan hilangnya hutan serta ancaman terhadap sumber pangan dan pengetahuan masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....