Harga Ikan Segar Naik di Pangkalan Balai
- 15 Sep 2025 16:40 WIB
- Palembang
KBRN, Pangkalan Balai: Harga ikan segar di pasar rakyat Kota Pangkalan Balai mengalami kenaikan yang cukup signifikan dalam beberapa hari terakhir. Beberapa jenis ikan seperti nila, lele dan patin kini dijual dengan harga lebih tinggi dibandingkan minggu sebelumnya. Kenaikan ini menjadi perhatian masyarakat, khususnya para pembeli dan pedagang yang merasakan langsung dampaknya.
Wilda, salah satu pedagang ikan di pasar tersebut, menjelaskan bahwa harga ikan nila naik dari Rp 35.000 menjadi Rp 38.000 per kilogram. Ikan lele naik dari Rp 25.000 menjadi Rp 27.000, sementara ikan patin kini dijual seharga Rp 30.000 per kilogram, dari sebelumnya Rp 25.000. “Memang ada kenaikan harga karena pasokan agak berkurang dan permintaan cukup tinggi,” ujarnya pada Senin (15/9/2025). Wilda menambahkan bahwa meskipun harga naik, ia tetap berusaha menjaga kualitas ikan agar pembeli tetap puas.
Tak hanya ikan, sejumlah bahan pokok lain seperti sayuran dan ayam juga mengalami kenaikan harga. Namun, lonjakan harga ikan dinilai paling mencolok dan berdampak langsung terhadap pendapatan pedagang dan daya beli masyarakat. Wilda mengaku, dalam kondisi normal, ia bisa meraih pendapatan hingga Rp 3 juta per bulan tetapi kini penghasilannya menjadi tidak menentu akibat situasi pasar yang kurang stabil.
Kenaikan harga ini juga dirasakan oleh para pembeli, seperti Sari, seorang ibu rumah tangga yang rutin berbelanja untuk kebutuhan keluarganya. Ia mengaku keberatan dengan kondisi tersebut. “Saya biasanya membeli ikan nila dan lele untuk lauk keluarga tapi sekarang harganya sudah naik. Ini cukup berat, terutama buat saya yang harus mengatur anggaran belanja harian,” jelasnya. Meskipun begitu, ia tetap memilih membeli ikan segar demi menjaga kebutuhan gizi keluarganya.
Warga dan pedagang di pasar rakyat Pangkalan Balai berharap pemerintah daerah dan dinas terkait dapat segera turun tangan. Mereka menginginkan adanya upaya pengendalian harga dan stabilisasi pasokan ikan agar aktivitas jual beli dapat kembali normal. Langkah konkret dari pihak berwenang dinilai penting untuk menjaga keseimbangan ekonomi pasar serta meringankan beban masyarakat yang terdampak langsung oleh lonjakan harga ini.
(Penulis: Deli Permata Sari, Mahasiswa magang Jurusan Ilmu Komunikasi, Universitas Sumatera Selatan).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....