BPS Minta Pelaku Usaha Dukung Sensus Ekonomi 2026
- 19 Agt 2025 17:59 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Badan Pusat Statistik (BPS) menegaskan Sensus Ekonomi menjadi kegiatan penting untuk menghimpun data seluruh pelaku usaha di Indonesia. Data ini dinilai berpengaruh besar terhadap perencanaan dan pengambilan keputusan pembangunan di berbagai sektor.
Statistisi Madya BPS Sumatera Selatan, Intan Yudistri Pebrina, menyebut data hasil sensus akan digunakan sebagai landasan utama penyusunan kebijakan. Menurutnya, pemerintah dapat memetakan potret perekonomian nasional secara menyeluruh.
“Melalui data sensus, pemerintah bisa mengetahui potret perekonomian nasional. Data ini menjadi dasar pengembangan usaha, peningkatan UMKM, hingga penataan perdagangan,” kata Intan dalam dialog Mozaik Indonesia RRI Palembang, Selasa (19/8/2025).
Sensus Ekonomi dilaksanakan setiap sepuluh tahun sekali pada tahun berakhiran angka enam. Tahun 2026 mendatang, kegiatan ini kembali digelar mencakup seluruh pelaku usaha, kecuali sektor pertanian, pemerintahan, dan rumah tangga pemberi kerja.
Intan menambahkan hasil sensus memberikan gambaran akurat mengenai struktur usaha di Indonesia. Pemerintah dapat lebih mudah merancang pemerataan pembangunan dan mendorong pertumbuhan ekonomi yang inklusif.
BPS juga meminta masyarakat, khususnya pelaku usaha, untuk tidak khawatir dengan proses sensus. Setiap petugas dibekali identitas resmi dan bekerja sesuai standar keamanan data yang berlaku.
“Partisipasi aktif masyarakat sangat dibutuhkan agar sensus berjalan lancar. Semua informasi akan dirahasiakan dan hanya dipakai untuk kepentingan statistik,” tutup Intan.
BPS menjadwalkan pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 pada Juni hingga Juli mendatang. Lembaga ini berharap dukungan penuh masyarakat agar data yang dihasilkan valid dan bermanfaat bagi pembangunan nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....