KPAD dan Psikolog Bicara Soal Roblox

  • 14 Agt 2025 08:33 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Popularitas game online seperti Roblox di kalangan anak-anak semakin meningkat.

Di tengah tren ini, Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Sumatera Selatan bersama para psikolog mengingatkan pentingnya pengawasan serta edukasi digital kepada anak dan orang tua untuk mencegah dampak negatif dari penggunaan game secara berlebihan.

Roblox, sebuah platform permainan daring berbasis komunitas, memungkinkan anak-anak untuk membuat avatar, berinteraksi dengan pemain lain, hingga bermain berbagai jenis mini-games. Meski banyak sisi kreatif dan sosial yang ditawarkan, game ini juga menyimpan potensi risiko bagi anak-anak jika digunakan tanpa batasan.

Menurut Vera Bekti Rahayu, M.Psi., Psikolog Anak dan Remaja, mengatakan bahwa bermain game seperti Roblox memang bisa merangsang kreativitas dan interaksi sosial digital serta memberikan dampak positiv dan negatif bagi anak. "Positivnya kemampuan secara kognitif anak berkembang, negatifnya kontrol dirinya jadi tidak bagus, emosiaonal bisa gak stabil," kata Vera saat diwawancarai RRI pada program Dialog Palembang Pagi Ini, Rabu (14/8/25).

Psikolog juga mengimbau agar orang tua membuat jadwal bermain yang seimbang, mengenalkan aktivitas offline, serta aktif berdialog dengan anak tentang apa yang mereka mainkan. “Anak yang merasa didampingi dan dimengerti biasanya lebih terbuka soal apa yang mereka alami di dunia digital,” ungkap Vera.

Sementara itu, Komisioner Komisi Perlindungan Anak Sumatera Selatan mengatakan bahwa pihaknya terus melakukan sosialisasi ke sekolah-sekolah tentang pentingnya literasi digital serta perlindungan anak di era teknologi. "Salah satu fokus mereka adalah mendorong kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan lembaga pemerintah dalam membentuk kebiasaan digital yang sehat sejak dini," kata Latif. Dengan pengawasan yang tepat dan pemahaman bersama, game online bisa menjadi sarana hiburan dan edukasi yang bermanfaat, bukan ancaman bagi tumbuh kembang anak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....