Pedagang Mainan Tradisional Keluhkan Sepinya Pembeli
- 11 Agt 2025 21:24 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Menjelang peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia, pedagang mainan khas 17-an mulai bermunculan di kawasan Kantor Walikota Palembang. Meski aktivitas jual beli meningkat, jumlah pembeli justru menurun dibandingkan tahun lalu.
Di sepanjang Jalan Merdeka, pedagang musiman menjajakan berbagai mainan tradisional. Jenis mainan yang ditawarkan antara lain kapal, pesawat, dan telok abang yang menjadi ciri khas perayaan 17 Agustus di Palembang.
“Harga kapal dan pesawat beserta telok abang masih sama seperti tahun lalu, tapi pembeliannya agak sepi. Telok abang ini, telur ayam yang direbus dan luarnya diberi pewarna makanan warna merah, dalam bahasa Palembang abang,” jelas Siti, salah satu pedagang, Senin (11/8/2025).
Siti menyebut harga mainan tersebut masih terjangkau. Kapal dan pesawat gabus lengkap dengan telok abang dijual Rp35.000, kapal kardus besar Rp30.000, dan kapal ketek kecil berbunyi khas Rp25.000.
Menurutnya, minat masyarakat terhadap mainan tradisional menurun meskipun harga tidak berubah. Ia berharap penjualan meningkat menjelang puncak perayaan HUT RI.
“Saya berharap budaya khas Palembang tetap lestari melalui mainan tradisional ini,” kata Siti. Ia mengajak warga membeli produk lokal sebagai bentuk pelestarian warisan budaya.
Para pedagang optimistis antusias masyarakat akan meningkat mendekati hari kemerdekaan. Mereka berharap tradisi membeli mainan khas 17-an tetap menjadi bagian dari perayaan kemerdekaan.
Penulis: Zulfanisa Nur Isnaini, Mahasiswa Universitas Gajah Mada yang magang di RRI Palembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....