Kebaya, Busana Perempuan Indonesia Sarat Makna
- 27 Jul 2025 09:31 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Kebaya bukan hanya sekadar pakaian tradisional, tapi telah diakui sebagai warisan budaya oleh UNESCO. Busana ini mencerminkan jati diri perempuan Indonesia yang anggun, sederhana, dan penuh kelembutan.
Pernyataan itu disampaikan Hoerian Wulandari, pemilik Wulan Gallery, dalam wawancara di RRI Pro 1 Palembang, Jumat (25/7/2025). Ia menegaskan bahwa kebaya juga memiliki makna filosofis yang dalam.
"Kebaya memiliki banyak ragam. Mulai dari Kebaya Encim, Kotabaru, Kartini, Jawa, Bali, hingga model modern seperti Sabrina dan Kebaya Gaun," jelas Wulandari.
Ia mengatakan, perkembangan kebaya kini sangat signifikan dan menjadi tren di kalangan sosialita. Kebaya pun kerap digunakan dalam berbagai acara resmi maupun nonformal.
Menurutnya, kebaya sudah dikenal sejak era Kerajaan Majapahit. Saat itu, busana ini dikenakan oleh para permaisuri dan selir untuk menutup kain kemban.
"Awalnya kebaya dipakai sehari-hari. Kini sudah dimodifikasi dengan rok, celana, atau kain lilit agar lebih simpel," tambahnya.
Aksesori seperti bros atau selendang juga turut mempercantik kebaya. Inovasi ini membuat kebaya tetap relevan dengan perkembangan zaman.
Saat ini, kebaya masih menjadi pilihan utama perempuan untuk resepsi pernikahan dan acara resmi lainnya. Banyak pelaku usaha pun menjadikannya sumber penghasilan.
Wulandari berharap perempuan Indonesia bangga mengenakan kebaya. Ia juga mendorong generasi muda untuk menjaga nilai luhur dan melestarikan warisan budaya ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....