Bupati OKI Lantik 73 Pejabat, Pelayanan Jadi Prioritas
- 23 Jul 2025 09:55 WIB
- Palembang
KBRN, OKI: Sebanyak 73 pejabat administrator, pengawas dan fungsional resmi dilantik oleh Bupati Ogan Komering Ilir (OKI), Muchendi Mahzareki, di Kantor Bupati OKI pada Selasa, 22 Juli 2025. Dalam pelantikan tersebut, Bupati Muchendi menekankan pentingnya totalitas dalam melayani masyarakat serta mengajak seluruh aparatur agar kompak, seirama dan setia kepada pemerintah daerah, negara dan rakyat.
“Jabatan adalah amanah. Saya ingin para ASN total melayani. Yang penting kompak, seirama dan setia,” ujar Muchendi dalam arahannya.
Ia juga mengingatkan bahwa masa jabatan kepala daerah tidaklah panjang, sehingga dibutuhkan tim kerja yang solid dan bergerak cepat dalam mendukung program-program pembangunan daerah menuju visi OKI Maju Bersama.
Menurut Muchendi, pelayanan publik di masa mendatang akan lebih banyak dilakukan dengan pendekatan langsung ke masyarakat melalui metode jemput bola. Ia menegaskan, perjalanan dinas diperbolehkan selama manfaatnya benar-benar dirasakan oleh masyarakat. “Yang penting output-nya jelas, yaitu untuk melayani,” tegasnya.
Bupati Muchendi juga menegaskan bahwa seluruh proses pengangkatan, rotasi dan mutasi pejabat telah dilakukan secara objektif dan berdasarkan rekam jejak. Ia mengaku telah mempelajari latar belakang para pejabat bahkan sebelum dilantik sebagai Bupati. “Kami yakin Bapak/Ibu pantas menduduki jabatan yang diamanahkan,” tambahnya.
Kepala BKPSDM OKI, Antonius Leonardo, merinci bahwa dari total 73 pejabat yang dilantik, terdiri dari 50 pejabat administrator, 20 pengawas dan 3 pejabat fungsional. Menurutnya, pelantikan ini tidak sekadar rutinitas, tetapi bagian dari strategi membangun pemerintahan yang bersih dan profesional. Evaluasi kinerja serta kebutuhan organisasi menjadi dasar dalam promosi maupun rotasi jabatan.
Anton menegaskan bahwa pelantikan ini juga menjadi langkah untuk mempercepat realisasi visi daerah. Ia menekankan agar para pejabat tidak tergoda melakukan praktik korupsi. “Jangan sampai ada yang mencoba-coba melakukan tindakan menyimpang. Pelantikan ini adalah tanggung jawab besar, bukan hanya perubahan posisi,” tutupnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....