Tawuran Pelajar Marak, Orang Tua Harus Waspada
- 10 Jun 2025 10:53 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Fenomena tawuran yang sering terjadi di kalangan pelajar dan remaja menjadi perhatian serius di dunia Pendidikan Indonesia, terutama di Sumatera Selatan. Para pelaku aksi tawuran mulai dari SMP hingga Mahasiwa yang sangat meresahkan masyarakat.
Pengamat Pendidikan Sumatera Selatan, Suherman mengungkapkan maraknya aksi kekerasan antar pelajar dipicu oleh kemajuan teknologi dan informasi seperti percakapan di media sosial yang sering menjadi salah satu faktor penjebab tawuran antar pelajar.
Menurut Suherman, pentingnya pendekatan orang tua dalam membimbing anak menjadi kunci utama untuk mencegah tawuran. Orang tua diimbau tidak hanya menekankan pendidikan formal, tetapi juga membangun komunikasi aktif dan emosional yang sehat dengan anak-anak.
“Maraknya aksi kekerasan antar pelajar dipicu oleh kemajuan teknologi dan informasi seperti percakapan di media sosial,” ujar Suherman. Selasa (10/6/2025).
Ditambahkan, Suherman peran negatif teknologi yang tak diimbangi dengan pengawasan ketat dari orang tua dapat menjadikan anak-anak mudah terpengaruh oleh informasi yang tidak sesuai usia mereka, sehingga anak-anak bisa mengadopsi perilaku agresif sebagai bentuk ekspresi atau pembelaan diri.
Suherman berharap pendidikan moral harus menjadi fondasi utama dalam membentuk karakter dan kecerdasan anak. Dengan sinergi antara keluarga, sekolah dan lingkungan, diharapkan generasi muda dapat tumbuh menjadi pribadi yang bijak, tangguh dan bebas dari kekerasan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....