Pentingnya Bersyukur di tengah Ujian dan Nikmat Kehidupan
- 26 Mar 2026 15:01 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Rasa syukur menjadi salah satu nilai penting yang terus diingatkan dalam kehidupan sehari-hari, terutama di bulan Ramadan. Momen ini kerap dimanfaatkan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas ibadah, termasuk dalam menyadari nikmat yang telah diberikan.
Namun dalam praktiknya, tidak sedikit manusia yang lebih mudah mengingat Tuhan saat berada dalam kesulitan. Sebaliknya, ketika berada dalam kondisi lapang atau berhasil meraih sesuatu, rasa syukur justru sering kali berkurang.
Hal tersebut menjadi pembahasan dalam program Tauladan di Pro 2 Palembang pada Rabu, 18 Maret 2026. Acara ini menghadirkan narasumber Ustaz Fajri Romadhon dan Kusniadi yang mengupas pentingnya bersyukur dalam setiap keadaan.
Fajri Romadhon menjelaskan bahwa fenomena lupa bersyukur saat sudah sukses merupakan hal yang sering terjadi di tengah masyarakat. Ia mencontohkan kisah sahabat Nabi sebagai pelajaran agar manusia tidak mengulangi kesalahan yang sama.
“Sering kali kita ini kalau lagi susah rajin ibadah, tapi ketika sudah diberi nikmat justru lalai,” ujar Fajri. Ia menegaskan bahwa kondisi tersebut harus menjadi refleksi bagi setiap individu.
Sementara itu, Ustaz Kusniadi menekankan bahwa seluruh nikmat yang dimiliki manusia berasal dari Allah SWT. Oleh karena itu, rasa syukur harus selalu dijaga, baik dalam keadaan senang maupun susah.
“Nikmat yang kita rasakan, baik kesehatan, rezeki, maupun kesuksesan, semuanya berasal dari Allah,” kata Kusniadi. Ia mengingatkan agar manusia tidak merasa bahwa keberhasilan datang hanya dari usaha sendiri.
Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa salah satu cara melatih rasa syukur adalah dengan tidak membandingkan diri dengan orang lain. Menurutnya, kebiasaan tersebut justru membuat seseorang sulit merasa cukup.
“Kalau kita selalu melihat ke atas, kita tidak akan pernah merasa cukup dan sulit bersyukur,” ujarnya. Ia menyarankan agar lebih banyak melihat kondisi orang yang berada di bawah untuk menumbuhkan rasa syukur.
Melalui pembahasan tersebut, kedua narasumber berharap masyarakat, khususnya generasi muda, dapat menjadikan rasa syukur sebagai kebiasaan. Dengan begitu, kehidupan akan terasa lebih tenang dan penuh makna.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....