Safari Ramadan Sumsel Ditutup, Sinergi Forkopimda Menguat

  • 19 Mar 2026 16:10 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Penutupan Safari Ramadan 1447 Hijriah di Sumatera Selatan menegaskan soliditas Forkopimda dalam menjaga stabilitas daerah. Kegiatan ini digelar di Griya Agung Palembang, Senin 16 Maret 2026.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru bersama Kapolda Sumsel Irjen Pol Sandi Nugroho dan Pangdam II/Sriwijaya Mayjen TNI Ujang Darwis menghadiri acara tersebut. Kehadiran pimpinan daerah ini menunjukkan sinergi kuat lintas institusi.

Kegiatan ini menjadi ajang silaturahmi sekaligus konsolidasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri. Sejumlah tokoh masyarakat serta perwakilan instansi vertikal turut hadir dalam acara tersebut.

Rangkaian acara diawali dengan salat Isya berjamaah yang diikuti seluruh peserta. Kegiatan dilanjutkan dengan tausiyah Ramadan, salat Tarawih, dan salat Witir berjamaah.

Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menekankan pentingnya kerja sama lintas institusi dalam menjaga keamanan daerah. Ia menyebut sinergi menjadi kunci menjaga ketertiban wilayah menjelang Idul Fitri.

Ia menilai kolaborasi antara pemerintah daerah, TNI, dan Polri sangat diperlukan dalam menghadapi arus mudik. Menurutnya, koordinasi yang baik akan menjaga kondisi tetap aman dan kondusif.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho menyebut Ramadan sebagai momentum memperkuat kebersamaan. Ia menegaskan komitmen menjaga keamanan agar masyarakat dapat beribadah dengan tenang.

"Ramadan adalah momentum untuk mempererat kebersamaan dan memperkuat sinergi. Polda Sumsel bersama Forkopimda berkomitmen menjaga stabilitas keamanan daerah," ujarnya.

Ia menambahkan kesiapan aparat menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran perayaan Idul Fitri. Polda Sumatera Selatan akan terus bersinergi dengan seluruh unsur terkait.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menilai kebersamaan ini mencerminkan soliditas Forkopimda. Ia menyebut koordinasi lintas instansi menjadi fondasi pengamanan daerah.

"Koordinasi antara TNI, Polri, dan pemerintah daerah menjadi kunci menjaga keamanan, termasuk dalam pengamanan arus mudik dan Operasi Ketupat," tuturnya.

Polda Sumatera Selatan memastikan kesiapan penuh dalam mendukung pengamanan Idul Fitri tahun ini. Sinergi yang terbangun diharapkan mampu menjaga stabilitas daerah secara berkelanjutan.

Penutupan Safari Ramadan ini menjadi simbol komitmen bersama menjaga keamanan dan ketertiban daerah. Seluruh pihak sepakat memperkuat kerja sama demi Sumatera Selatan yang aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....