Mengejar Lailatul Qadar saat Haid, Ini Penjelasan Ustaz Tegar
- 15 Mar 2026 14:20 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Perempuan yang sedang haid tetap bisa meraih Lailatul Qadar di 10 malam terakhir Ramadan. Hal itu ditegaskan Ustaz M. Tegar Wijaya dalam program Tauladan Pro 2 RRI Palembang, Selasa, 10 Maret 2026.
Penegasan ini merespons pertanyaan pendengar bernama Titi yang menanyakan cara mengejar Lailatul Qadar saat haid. Ustaz Tegar menjelaskan, haid hanya menggugurkan ibadah fardu seperti salat, bukan seluruh amalan ibadah lainnya.
"Keterbatasan ini bukanlah kelemahan, namun ini merupakan rahmat dari Allah SWT," ujar Ustaz Tegar. Ia mengajak perempuan haid untuk tidak berputus asa dalam mengejar kemuliaan malam Lailatul Qadar.
Salah satu amalan yang tetap bisa dilakukan adalah memperbanyak muhasabah atau introspeksi diri. Dari muhasabah tersebut akan timbul rasa ingin bertobat dan memperbanyak doa kepada Allah SWT.
Perempuan haid juga masih bisa membaca Al-Qur'an yang disertai terjemahannya. Namun ia mengingatkan, memegang mushaf tanpa terjemahan tetap tidak diperbolehkan bagi perempuan yang sedang haid.
Ustaz Tegar juga menganjurkan perempuan haid untuk bangun di pertengahan malam sekitar pukul 02.00 hingga 03.30. Waktu tersebut sangat mustajab untuk memperbanyak zikir dan doa kepada Allah SWT.
"Jangan berputus asa, kalian masih bisa meraih malam Lailatul Qadar," pesannya. Ia menganjurkan untuk memperbanyak doa Allahumma innaka afuwwun tuhibbul afwa fa'fu anni di malam-malam ganjil 10 hari terakhir Ramadan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....