Safari Ramadan OKI Serap Aspirasi Infrastruktur Warga Desa

  • 12 Mar 2026 11:36 WIB
  •  Palembang

RRI. CO. ID, OKI - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) memanfaatkan kegiatan Safari Ramadan sebagai ruang dialog langsung dengan masyarakat untuk menyerap aspirasi pembangunan daerah, khususnya terkait kebutuhan infrastruktur desa, pada Rabu 11 Maret 2026.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki memimpin Safari Ramadan di Desa Embacang, Kecamatan Mesuji Raya, sementara Wakil Bupati OKI Supriyanto bersilaturahmi dengan warga Desa Muara Burnai I, Kecamatan Lempuing Jaya. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian Safari Ramadan Pemkab OKI tahun 2026 yang menjangkau 20 desa di lima kecamatan.

Di Desa Embacang, kegiatan dipusatkan di Masjid Baiturrahman dan menjadi forum terbuka antara pemerintah daerah dan masyarakat. Dalam dialog tersebut, warga menyampaikan berbagai aspirasi, mulai dari kondisi jalan desa hingga kebutuhan pembangunan infrastruktur lainnya.

Bupati Muchendi mengatakan, peningkatan kualitas infrastruktur desa menjadi salah satu fokus pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan mobilitas masyarakat serta pertumbuhan ekonomi wilayah.

“Melalui Safari Ramadan ini kami banyak menerima aspirasi warga, terutama terkait perbaikan jalan, jembatan hingga pembangunan infrastruktur strategis,” ujar Muchendi.

Menurut Muchendi, salah satu perhatian utama adalah kondisi jalan poros Embacang yang menghubungkan desa tersebut dengan Jalur Lintas Timur Sumatera. Perbaikan jalan akan dilakukan secara bertahap dengan langkah awal berupa pengerasan.

Selain itu, ia juga menyinggung pembangunan jembatan gantung di Desa Embacang yang saat ini tengah dikerjakan oleh personel TNI melalui program pemerintah pusat. Pembangunan tersebut diharapkan dapat memperlancar akses masyarakat di wilayah tersebut.

“Jembatan gantung itu merupakan program Presiden yang dikerjakan personel TNI. Kita bersyukur dan berterima kasih karena daerah ini mendapat program dari pemerintah pusat,” ucapnya.

Dalam kesempatan itu, Muchendi juga memaparkan rencana pembangunan Exit Tol Mataram Jaya yang dinilai strategis untuk membuka akses ekonomi baru di kawasan Mesuji Raya. Saat ini pemerintah daerah telah menetapkan penetapan lokasi dan selanjutnya akan dilakukan penghitungan objek yang akan diganti rugi oleh tim appraisal, dengan harapan realisasinya dapat dimulai pada 2026.

Rekomendasi Berita