Ustaz Ingatkan Pacaran Kurangi Kualitas Puasa

  • 27 Feb 2026 13:10 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Berpacaran saat berpuasa masih menjadi dilema generasi muda selama Ramadan. Pertanyaan itu muncul dalam program Tauladan Pro 2 RRI Palembang, Kamis 26 Februari 2026.

Salah satu pendengar bernama Zesya menyampaikan pertanyaannya melalui kolom siaran langsung YouTube. “Pacaran tanpa bertemu saat Ramadan apakah puasanya tetap diterima?” ujarnya.

Ustaz Rizky menjawab pertanyaan tersebut dengan merujuk pelajaran fikih yang pernah ia terima. Ia menyampaikan nasihat bahwa manusia hanya dapat menilai sah atau tidaknya ibadah.

“Kita hanya dapat menentukan sah atau tidak ibadah, soal diterima hanya Allah yang tahu,” tuturnya. Ia menegaskan kualitas puasa dapat berkurang karena dorongan syahwat.

Menurutnya, syahwat tidak selalu berbentuk pertemuan fisik secara langsung. Mengirim pesan mesra atau suara bernuansa romantis juga dapat memicu dorongan nafsu.

“Pesan mesra dan suara bisa menjadi syahwat yang mengurangi kualitas puasa,” katanya. Ia mengingatkan Ramadan menjadi momentum menjaga diri lahir dan batin.

Ustaz Kusnaidi yang bergabung secara daring turut memberikan pandangan berdasarkan Alquran. Ia mengutip surat Al-Isra ayat 32 tentang larangan mendekati zina.

Menurutnya, larangan tersebut menunjukkan pentingnya menjaga jarak dari segala pintu kemaksiatan. “Allah melarang mendekati zina, apalagi melakukan pacaran,” ujarnya.

Ia menegaskan manusia tidak berhak memastikan diterima atau tidaknya ibadah seseorang. Hanya Allah yang mengetahui kualitas dan keikhlasan amalan setiap hamba.

Kedua narasumber sepakat Ramadan menjadi waktu tepat memperbaiki diri dan menjaga kesucian hati. Generasi muda diimbau mengisi bulan suci dengan aktivitas yang memperkuat iman.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....