Ramadan: Bulan Pencuci Jiwa dan Raga
- 27 Feb 2026 01:58 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Ramadan adalah bulan yang sangat dinantikan oleh umat Islam di seluruh dunia. Bulan ini bukan hanya sekedar berpuasa, tetapi juga merupakan kesempatan untuk membersihkan jiwa dan raga dari dosa-dosa dan kesalahan.
Dalam Program Mutiara Pagi yang disiarkan oleh RRI Palembang Rabu, 26 Februari 2026 menghadirkan narasumber Ustazah R.A. Erika Septiana, sekaligus Dosen Program Studi Ilmu Al-Qur’an dan Tafsir serta Program Studi Tasawuf dan Psikoterapi di UIN Raden Fatah Palembang. .
Dalam pemaparannya, Erika menegaskan bahwa perintah berpuasa merupakan anugerah spiritual yang patut disyukuri. “Keberadaan perintah berpuasa harus kita syukuri dan wajib kita lakukan karena mendapatkan manfaat yang luar biasa,” ujarnya. Ia menjelaskan bahwa puasa tidak hanya bernilai ibadah ritual, tetapi juga memiliki dimensi psikologis dan sosial yang mendalam.
Erika menambahkan bahwa pelaksanaan puasa hendaknya dijalani dengan kesadaran rasional dan spiritual yang seimbang. “Sebaiknya kita menjalaninya dengan akal sehat ketika melaksanakan ibadah puasa,” jelasnya. Menurutnya, pemahaman yang utuh akan makna puasa akan melahirkan kualitas ibadah yang lebih reflektif dan tidak sekadar formalitas.
Ia juga menjelaskan bahwa puasa merupakan kebiasaan yang berbeda dari rutinitas harian biasa. Perubahan pola makan, pengendalian emosi, serta pengaturan aktivitas menjadi bagian dari proses pembentukan karakter. Dalam perspektif tasawuf dan psikoterapi, puasa dipandang sebagai sarana pengendalian diri sekaligus proses pembersihan batin.
Dari sisi kesehatan, Erika mengungkapkan bahwa manfaat puasa juga dirasakan secara fisik. “Manfaat berpuasa selama satu hari penuh sangat baik agar tubuh kita bekerja dengan lebih optimal,” ungkapnya. Ia menambahkan bahwa selama berpuasa muncul energi dan jiwa-jiwa positif yang memperkuat ketenangan batin serta keseimbangan emosi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....