Polda Sumsel Menjamin Keamanan guna Kekhusyukan Puasa

  • 25 Feb 2026 02:21 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan menegaskan komitmennya menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Palembang selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah. Penegasan itu menjadi bagian dari upaya menghadirkan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat dalam menjalankan ibadah puasa.

Komitmen tersebut disampaikan Kapolda Sumsel Sandi Nugroho saat memimpin kegiatan Safari Ramadan di Polrestabes Palembang, Selasa 24 Februari 2026. Kegiatan berlangsung di Aula Patria Tama dan diikuti jajaran pejabat utama serta personel kepolisian.

Safari Ramadan tidak sekadar menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum konsolidasi penguatan kamtibmas. Dalam arahannya, Kapolda menekankan pentingnya langkah antisipatif terhadap potensi peningkatan kejahatan konvensional dan gangguan ketertiban yang kerap terjadi selama Ramadan.

"Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho menegaskan seluruh jajaran telah diinstruksikan melaksanakan kegiatan rutin yang ditingkatkan (KRYD) secara masif, terukur, dan berkelanjutan. Ia memastikan tidak ada ruang bagi pelaku kejahatan yang meresahkan masyarakat, terutama yang mengganggu jalannya ibadah puasa, dan setiap pelanggaran akan ditindak tegas sesuai hukum yang berlaku," ujar Irjen.Pol.Sandi Nugroho.

Sementara itu, Kapolrestabes Palembang Sonny Mahar Budi Adityawan mengatakan pengamanan difokuskan pada titik-titik rawan kriminalitas. Pengamanan meliputi shalat tarawih dan subuh, penindakan balap liar, pencegahan tawuran remaja menjelang sahur, patroli skala besar di kawasan rawan curas, curat, dan curanmor, serta penertiban petasan dan konvoi yang mengganggu ketertiban umum.

Menurutnya, personel melaksanakan patroli dialogis dan patroli hunting pada jam-jam rawan. Apabila ditemukan tindak pidana, proses hukum akan dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku guna memberikan efek jera dan menjaga situasi tetap kondusif.

"Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menambahkan Safari Ramadan juga menjadi bagian dari strategi komunikasi publik dan penguatan soliditas lintas sektoral. Kehadiran pimpinan di tengah personel dan masyarakat dinilai menunjukkan komitmen kepolisian yang tidak hanya represif, tetapi juga preventif dan humanis dalam menjaga keamanan selama Ramadan," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....