Cerita Kadispora Sumsel: Dulu Panjat Atap, Kini Nobar Nyaman di TVRI

  • 26 Jun 2026 18:55 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • LPP TVRI Sumsel menggelar nonton bareng pertandingan Jepang melawan Swedia yang dihadiri pemerintah daerah, media, mahasiswa, komunitas sepak bola, dan masyarakat sebagai ajang hiburan serta mempererat kebersamaan.
  • Kepala Dispora Sumsel, Alfajri Zabidi, menilai kolaborasi TVRI dan pemerintah daerah menghadirkan tontonan berkualitas sekaligus mendorong kegiatan nobar menjadi penggerak ekonomi melalui meningkatnya aktivitas UMKM.
  • Asisten III Setda Kota Palembang, Akhmad Bastari, menyebut sepak bola mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat dan berharap kegiatan nobar terus digelar untuk memperkuat silaturahmi serta mendukung pertumbuhan ekonomi lokal.

RRI.CO.ID, Palembang - LPP TVRI Sumsel menggelar nonton bareng (nobar) pertandingan Jepang melawan Swedia pada Jumat 26 Juni 2026. Nobar ini dihadiri berbagai kalangan dan instansi, seperti Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumatera Selatan, Asisten III Setda Kota Palembang, RRI, LKBN Antara, mahasiswa, komunitas pecinta sepak bola serta masyarakat umum.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan, Alfajri Zabidi, mengatakan, kolaborasi antara Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan dan TVRI mampu menghadirkan tontonan berkualitas yang menjangkau masyarakat hingga ke berbagai daerah.

Alfajri juga mengenang euforia menonton Piala Dunia pada masa lalu. Ia menjelaskan sulitnya perjuangan untuk dapat menyaksikan piala dunia bersama warga di kampung halamannya. Menurutnya, saat ini menyaksikan piala dunia dengan mudah di TV maupun di internet serta semangat kebersamaan seperti itu kini kembali terasa melalui kegiatan nobar yang digelar TVRI.

"TVRI keren, selama inikan siaran dari TV stasiun swasna. kalau dulu mau nonton piala dunia pernah naik ke atap rumah demi menyaksikan pertandingan bersama warga di kampung halamannya," ujar Alfajri.

Menurut Alfajri, nobar tidak hanya menjadi sarana menyaksikan pertandingan sepak bola bersama tetapi juga mampu menggerakkan roda perekonomian masyarakat. Kehadiran pedagang kecil dan pelaku UMKM memberikan dampak positif melalui meningkatnya transaksi selama acara berlangsung.

Ia menambahkan, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan telah berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten dan kota agar kegiatan serupa dapat dilaksanakan di berbagai wilayah. Dengan demikian, manfaat hiburan, kebersamaan, dan dampak ekonomi dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Sementara itu, Asisten III Setda Kota Palembang, Akhmad Bastari, menilai sepak bola merupakan olahraga yang mampu menyatukan seluruh lapisan masyarakat. Menurutnya, antusiasme warga terlihat dari ramainya lokasi nobar sejak pertandingan dimulai.

"Luar biasa. nonton bareng ini rame. Karena sepak bola ini kan, olahraga yang dicintai oleh seluruh lapisan masyarakat. Mulai dari kaki lima sampai ke bintang lima. Nonton bareng mulai dari pos kambing sampai ke bintang lima. Luar biasa nobar hari ini," tutur Bastari.

Bastari mengatakan kegiatan seperti ini juga menjadi ruang yang baik bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Masyarakat memperoleh hiburan, sementara para pedagang mendapatkan kesempatan meningkatkan pendapatan melalui tingginya jumlah pengunjung.

Selain mendukung perekonomian, Bastari berharap kegiatan nobar dapat terus digelar pada berbagai momentum olahraga internasional maupun nasional, sinergi antara TVRI, pemerintah daerah dan masyarakat terus berlanjut sehingga semangat olahraga, silaturahmi serta pertumbuhan ekonomi lokal dapat berkembang secara beriringan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....