Gubernur Sumsel Cup 2026 Jadi Ajang Menjaring Atlet Bulutangkis Berprestasi

  • 06 Agt 2026 15:03 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melakukan pembinaan atlet bulutangkis sejak usia dini untuk menghasilkan generasi atlet yang kompetitif di tingkat nasional dan internasional.
  • Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis Tahun 2026 dibuka oleh Gubernur Herman Deru pada tanggal 4 Agustus 2026 sebagai bagian dari sistem pembinaan olahraga prestasi yang berkelanjutan.
  • Kompetisi ini dirancang untuk mencari bibit atlet muda sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga bulutangkis.

RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan memperkuat pembinaan atlet bulutangkis sejak usia dini untuk mencetak generasi baru yang mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional. Langkah tersebut dilakukan melalui kompetisi yang diharapkan menjadi bagian dari sistem pembinaan olahraga prestasi yang berkelanjutan.

Komitmen itu disampaikan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru saat membuka Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis Tahun 2026 di Palembang, Selasa, 4 Agustus 2026. Kejuaraan tersebut menjadi ajang mencari bibit atlet sekaligus memperluas partisipasi masyarakat dalam olahraga bulutangkis.

Herman Deru mengatakan bulutangkis merupakan olahraga yang dekat dengan kehidupan masyarakat sehingga pembinaannya harus terus diperkuat. Menurutnya, kejuaraan menjadi ruang penting untuk menumbuhkan budaya olahraga sekaligus menemukan atlet-atlet potensial.

"Kita tidak membuat acara ini secara formal karena bulutangkis adalah olahraga rakyat. Saya mengapresiasi setiap inisiatif yang mampu menghidupkan semangat olahraga dan terus menumbuhkan budaya hidup sehat di tengah masyarakat," ujarnya.

Ia menilai olahraga telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat sejak lama. Karena itu, budaya berolahraga perlu terus dipelihara melalui kompetisi yang mampu menjangkau berbagai kelompok usia dan daerah.

Herman Deru menegaskan keberhasilan seorang atlet tidak diperoleh secara instan, melainkan melalui pembinaan yang konsisten sejak usia dini. Sinergi antara pemerintah daerah dan sekolah bulutangkis dinilai menjadi faktor penting dalam menciptakan atlet berprestasi.

"Rekrutmen atlet usia dini harus terus dilakukan. Saya berharap Dispora kabupaten dan kota menjalin kerja sama yang semakin erat dengan sekolah-sekolah bulutangkis. Para juara tidak lahir secara kebetulan, tetapi melalui proses pembinaan yang terarah. Saya yakin dari kejuaraan ini akan lahir juara-juara baru yang membanggakan Sumatera Selatan," tegasnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Sumatera Selatan M. Alfajri Zabidi melaporkan Gubernur Sumsel Cup Bulutangkis Tahun 2026 diikuti sekitar 318 atlet. Para peserta berasal dari 39 klub bulutangkis yang mewakili berbagai kabupaten dan kota di Sumatera Selatan.

Tingginya jumlah peserta mencerminkan antusiasme masyarakat terhadap olahraga bulutangkis sekaligus menunjukkan potensi pembinaan atlet di daerah masih terus berkembang. Kejuaraan tersebut juga menjadi sarana evaluasi hasil pembinaan yang dilakukan klub maupun pemerintah daerah.

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berharap kompetisi yang digelar secara berkelanjutan mampu memperkuat sistem pembinaan olahraga prestasi. Melalui pola pembinaan yang terarah, Sumatera Selatan diharapkan mampu melahirkan atlet bulutangkis yang berprestasi dan mengharumkan nama daerah di berbagai kejuaraan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....