Kejuaraan Karate Kapolda Cup 2026 Resmi Ditutup
- 21 Jul 2026 09:10 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumatera Selatan menutup Kapolda Sumsel Cup 2026 yang diikuti oleh 2.111 atlet dari berbagai kategori usia, perguruan karate, institusi pendidikan, dan anggota Polri.
- Kejuaraan karate berlangsung tiga hari (17-19 Juli 2026) di Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC) dan menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di Sumatera Selatan.
- Ajang ini merupakan bagian dari peringatan Hari Bhayangkara ke-80 dan berfungsi sebagai wadah kompetisi, pembinaan atlet, pembentukan karakter generasi muda, serta mempererat silaturahmi antarpenggiat olahraga karate.
RRI.CO.ID, Palembang - Kejuaraan Karate Kapolda Sumsel Cup 2026 resmi ditutup setelah diikuti 2.111 atlet dari berbagai daerah dan kategori. Ajang yang digelar Polda Sumatera Selatan itu menjadi salah satu kejuaraan karate terbesar di provinsi tersebut sekaligus memperkuat pembinaan atlet dan karakter generasi muda.
Kejuaraan berlangsung selama tiga hari, 17-19 Juli 2026, di Gedung Palembang Sport and Convention Center (PSCC), Palembang. Peserta berasal dari berbagai perguruan karate, institusi pendidikan, serta anggota Polri yang bertanding pada nomor kata dan kumite.
Penutupan kejuaraan dipimpin Wakapolda Sumatera Selatan Brigjen Pol. Rony Samtana yang mewakili Kapolda Sumsel Irjen Pol. Sandi Nugroho. Kegiatan tersebut dihadiri pejabat utama Polda Sumsel, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), pengurus Federasi Olahraga Karate-Do Indonesia (FORKI), pelatih, ofisial, atlet, dan orang tua peserta.
Brigjen Pol. Rony Samtana mengatakan kejuaraan tidak hanya berorientasi pada pencapaian prestasi olahraga. Menurutnya, kompetisi tersebut juga menjadi sarana membentuk karakter, kedisiplinan, mental tangguh, dan sportivitas generasi muda.
"Kejuaraan Karate Kapolda Sumsel Cup bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi sarana pembinaan karakter, kedisiplinan, dan mental generasi muda. Kami berharap para atlet yang lahir dari kejuaraan ini mampu terus berprestasi di tingkat nasional maupun internasional serta memberikan kontribusi positif bagi bangsa dan negara. Polri akan terus mendukung pembinaan olahraga sebagai bagian dari pembangunan sumber daya manusia Indonesia," katanya.
Selama pelaksanaan kejuaraan, panitia mempertandingkan nomor kata dan kumite mulai dari kelompok usia dini hingga senior, termasuk kategori anggota Polri. Seluruh pertandingan berlangsung aman, tertib, dan menjunjung tinggi nilai sportivitas.
Pada penutupan kegiatan, panitia menyerahkan penghargaan Best of The Best (B.O.B.) kepada atlet terbaik. Kategori Polri Putra diraih Al Fatsyah Azom Mahendra dari Perguruan Wadokai mewakili Polrestabes Palembang, sedangkan kategori Polri Putri diraih Putri Nur Arbella dari Perguruan Inkai mewakili Satker Polda Sumatera Selatan.
Kabid Humas Polda Sumatera Selatan, Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya, mengatakan kejuaraan tersebut merupakan bentuk komitmen Polri dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui olahraga. Menurutnya, pembinaan olahraga menjadi investasi jangka panjang untuk mencetak sumber daya manusia yang disiplin, berintegritas, dan berdaya saing.
Ia berharap semangat sportivitas yang tumbuh selama kejuaraan dapat diterapkan dalam kehidupan bermasyarakat. Polda Sumsel juga menegaskan akan terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak untuk mencetak atlet berprestasi sekaligus mendukung terciptanya situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....