Pemkab Muba Optimalkan Pembagian Bonus Atlet

  • 03 Des 2025 23:35 WIB
  •  Palembang

KBRN, Musi Banyuasin: Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) menggelar Rapat Pembahasan Mekanisme Pembagian Bonus bagi atlet dan pelatih peraih medali pada PORPROV Sumsel XV dan PEPARPROV Sumsel V Tahun 2025. Pembahasan berlangsung di Ruang Rapat Randik Sekretariat Daerah Muba, Rabu (3/12/2025).

Dalam rapat tersebut, Syafaruddin menetapkan besaran bonus yang akan diberikan kepada atlet peraih medali dari dua event olahraga tersebut. Medali emas mendapatkan Rp10 juta, medali perak Rp5 juta, dan medali perunggu Rp3 juta. “Saya meminta agar KONI Muba bersama perangkat daerah teknis mensosialisasikan ketentuan tersebut sebelum proses pencairan dilakukan,” ucap sekta saat memimpin rapat.

Pj Sekda Muba Syafaruddin meminta meminta agar KONI Muba bersama perangkat daerah teknis mensosialisasikan besaran bonus yang diterima sebelum proses pencairan dilakukan. Rapat tersebut juga dihadiri Asisten II Setda Muba Alva Elan, Plt Inspektur Muba Dian Marvita, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba Dr M Fariz, Kabag Hukum Setda Muba Yunita, Ketua KONI Muba Marjoni Khalid, serta perwakilan perangkat daerah terkait lainnya.

Syafaruddin menjelaskan, skema bonus telah ditetapkan melalui Standar Biaya Khusus (SBK) serta Naskah Perjanjian Hibah Daerah (NPHD). Seluruh dokumen tersebut menjadi dasar yang tidak dapat diubah lagi pada tahapan anggaran saat ini.

“Kita sudah memiliki payung aturan yang jelas. Sehingga seluruh proses harus mengikuti standar yang berlaku,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata Muba, Dr M Fariz melaporkan rangkaian penyelenggaraan PORPROV XV dan PEPARPROV V yang berlangsung sukses baik secara teknis maupun administrasi. Ia menyebut seluruh venue pertandingan telah memenuhi standar, didukung kesiapan Muba sebagai tuan rumah.

“Dari sisi prestasi, kontingen Muba berhasil keluar sebagai Juara Umum PORPROV XV dan menempati posisi ketiga pada PEPARPROV V. Selain itu, penyelenggaraan event turut menghasilkan identitas visual yang kuat melalui logo, maskot, dan kampanye digital yang melibatkan perangkat daerah, masyarakat, serta pemangku kepentingan olahraga Sumsel,” jelasnya.

Fariz juga menyoroti sinergi lintas lembaga yang terjalin, mulai dari Pemprov, Pemkab, DPRD, Forkopimda, KONI, NPCI, hingga perusahaan lokal. Dukungan masyarakat dan dunia usaha turut memperkuat penyelenggaraan, mendorong peningkatan infrastruktur olahraga dan perputaran ekonomi daerah.

“Event ini juga memberikan legacy penting berupa meningkatnya kapasitas kelembagaan dan SDM lokal dalam mengelola kegiatan olahraga berskala besar,” katanya.

Ia menargetkan penyelesaian pencairan bonus dapat dilaksanakan pada akhir Desember 2025 atau awal tahun 2026. “Semoga seluruh proses dapat rampung sesuai jadwal sehingga hak para atlet bisa segera diterima,” imbuhnya.

Sementara Asisten II Setda Muba Alva Elan, menambahkan bahwa pembagian bonus harus mengikuti ketentuan yang telah ditetapkan. Menurutnya perubahan nilai atau mekanisme sudah tidak memungkinkan lagi dilakukan pada tahap ini. “Yang terbaik adalah menjalankan sesuai aturan dan sesuai SBK yang sudah diterbitkan,” pungkasnya.

Dengan landasan regulasi yang sudah jelas, Pemerintah Kabupaten Muba berharap proses penyaluran bonus atlet dapat berjalan lancar dan menjadi bentuk apresiasi bagi para insan olahraga yang telah mengharumkan nama daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....