Pelatih Para Badminton Sumsel Dorong Pemda Bentuk TC
- 09 Nov 2025 16:47 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Pelatih Parabadminton Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) sekaligus Provinsi Sumatera Selatan, Angga Wiranata, menegaskan pentingnya pembangunan training center bagi atlet disabilitas agar prestasi mereka dapat terus meningkat. Ia menilai, tanpa adanya tempat latihan yang terpusat, pembinaan atlet akan sulit dilakukan secara maksimal.
Menurut Angga, training center menjadi kebutuhan mendesak agar atlet memiliki wadah untuk berlatih secara terarah dan berkelanjutan. Ia menilai, selama ini keterbatasan fasilitas latihan menjadi kendala utama dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai ajang kompetisi tingkat daerah maupun nasional.
“Untuk sekarang ini yang kami perlukan itu memang Training Center (TC). Tanpa latihan rutin dan fasilitas yang memadai, sulit bagi atlet untuk berprestasi lebih tinggi,” tegas Angga, Sabtu (8/11/2025).
Ia menjelaskan, dukungan anggaran dari pemerintah daerah sangat dibutuhkan untuk merealisasikan pusat pelatihan tersebut. Dengan adanya training center, proses pembinaan tidak hanya berlangsung menjelang pertandingan, tetapi menjadi program berkesinambungan sepanjang tahun.
Selain itu, Angga berharap pemerintah juga memperhatikan kebutuhan peralatan dan obat-obatan penunjang bagi para atlet difabel. Menurutnya, perhatian semacam ini akan menumbuhkan semangat baru dan mendorong prestasi atlet di masa mendatang.
Dalam pandangannya, training center tidak hanya berfungsi sebagai tempat latihan, tetapi juga sebagai pusat pembinaan dan pemantapan mental atlet. Di sana, atlet dapat menjalani program latihan terjadwal, pemulihan fisik, serta evaluasi performa yang terukur.
“Kalau pemerintah bisa menyiapkan training center, pembinaan akan lebih serius dan prestasi bisa meningkat signifikan,” ujarnya.
Lebih lanjut, Angga mengajak seluruh pihak terkait untuk bersinergi dalam mendukung pembangunan training center parabadminton di Sumatera Selatan. Ia optimistis, dengan pembinaan terpusat dan dukungan yang memadai, daerah ini mampu mencetak atlet disabilitas berprestasi hingga ke level nasional.
Ia juga menegaskan, peluang meraih medali masih terbuka lebar apabila Sumatera Selatan mulai mempersiapkan diri sejak dini. Dengan komitmen bersama, training center diharapkan menjadi tonggak baru kemajuan olahraga parabadminton di daerah tersebut.
“Kita harus mulai sekarang, karena peluang prestasi nasional masih terbuka. Tapi semua itu hanya bisa tercapai kalau ada training center yang benar-benar berjalan,” pungkas Angga.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....