NPCI Sumsel Berbagi: Syukuri Bonus Peparnas, Bersiap Peparpenas
- 17 Okt 2025 22:16 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Pengurus National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Sumatera Selatan, bersama para pelatih dan atlet disabilitas, menggelar aksi sosial “NPCI Sumsel Jumat Berbagi” kepada masyarakat Kota Palembang pada Jumat (17/10/2025).
Kegiatan ini berupa pembagian 300 paket makan siang dan uang tali asih kepada masyarakat, pengemudi ojek online, serta pengguna jalan di beberapa titik strategis, seperti Jalan Mayor Salim, depan Polrestabes Palembang, dan Bundaran Air Mancur Jakabaring Sport City (JSC).
“Kegiatan ini merupakan wujud dari rasa syukur para pengurus, pelatih dan atlet yang telah sukses pada pelaksanaan Peparnas 2024 di Solo dan telah menerima bonus dari Pemprov Sumsel,” ujar Ketua NPCI Sumsel, Rian Yohwari, melalui Sekretaris Umum Sudarmono, kepada wartawan.
Baca juga: NPCI Sumsel Berbagi, Disabilitas: Kami Juga Memberi
Diketahui Sumsel meraih prestasi membanggakan dengan menduduki peringkat sembilan pada Peparnas Solo 2024. Atas hasil itu para atlet dan pelatih diganjar bonus oleh Pemerintah Provinsi Sumsel yang telah dicairkan pada Senin (13/10/2025) lalu.
Sudarmono mengungkapkan, aksi sosial ini diikuti oleh seluruh atlet yang akan diberangkatkan ke Pekan Paralimpyc Pelajar Nasional (Peparpenas) di Jakarta pada 1-7 November mendatang.
“Kami juga sekaligus mohon doa dari seluruh masyarakat Sumsel untuk keberhasilan tim NPCI Sumsel di Peparpenas,” ucap Sudarmono.
Sudarmono mengatakan, sebanyak 40 atlet akan diberangkatkan mengikuti ajang tersebut. Para atlet yang turun di lima cabang olahraga itu ditargetkan dapat memberikan prestasi terbaik dan mampu menduduki peringkat enam besar dalam perolehan medali.
Baca juga: Pemprov Sumsel Cairkan Bonus Atlet Peparnas 2024
“Kami berharap para atlet dapat memberikan penampilan terbaiknya dan menyumbangkan medali sebanyak mungkin bagi Sumsel,” cetus Sudarmono.
Sodarmono mengaku optimistis atlet yang dikirimkan ke Peparpenas dapat memberikan hasil yang membanggakan. Persiapan selama sembilan bulan menjalani pemusatan latihan dianggap menjadi modal yang cukup untuk bersaing dalam event bergengsi itu.
“Cabor potensi medali itu di renang dan atletik, tapi kami berharap ada kejutan dari cabang lainnya yang juga memiliki peluang menyumbangkan medali,” tutup Sudarmono.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....