Kemenpora Evaluasi Penguatan Industri Olahraga Nasional di Sumsel
- 17 Okt 2025 12:40 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI melakukan evaluasi sekaligus sosialisasi pengembangan ekosistem industri olahraga nasional di Palembang, Kamis (16/10/2025). Kegiatan ini menjadi langkah strategis memperkuat kolaborasi antara pemerintah pusat dan daerah dalam membangun industri olahraga yang tangguh dan berdaya saing global.
Sosialisasi yang diinisiasi Asisten Deputi Pengelolaan Jasa, Sarana, dan Prasarana Olahraga, Deputi Bidang Pengembangan Industri Olahraga Kemenpora RI ini dihadiri berbagai stakeholder, mulai dari Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Sumsel, KONI Sumsel, perwakilan KONI Pusat, pengelola venue, hingga akademisi dan pelaku industri olahraga di daerah.
Asisten Deputi Kemenpora RI, Tri Winarno, menegaskan pentingnya evaluasi berbasis data untuk memperkuat arah pengembangan fasilitas olahraga nasional. “Data yang valid adalah fondasi bagi perencanaan yang matang dan pengembangan fasilitas olahraga yang tepat sasaran,” tegasnya.
Kepala Dispora Sumsel, Rudi Irawan, turut menyatakan kesiapan Sumsel dalam mendukung kebijakan pusat melalui peningkatan fasilitas dan penyelenggaraan event olahraga berskala besar. “Dengan fasilitas yang terus kami tingkatkan, kami optimis dapat menarik perhatian penyelenggara event olahraga. Dukungan dari pemerintah pusat sangat kami harapkan,” ujarnya.
Dari sisi kelembagaan, Tubagus Sulaiman, Sekretaris Umum KONI Sumsel, menyoroti perlunya penataan ulang fungsi Jakabaring Sport City (JSC) agar kembali menjadi pusat pembinaan olahraga unggulan. “Kami berharap ada regulasi yang lebih jelas agar JSC tetap menjadi prioritas utama sebagai pusat pembinaan dan pengembangan olahraga,” katanya.
Sementara itu, Sutedy, Pengurus KONI Pusat Bidang IT dan Data, menambahkan, penguatan industri olahraga juga harus diiringi transformasi digital. “KONI Pusat berkomitmen untuk mendukung pengembangan sistem informasi dan data olahraga yang terintegrasi. Pemanfaatan teknologi informasi akan meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pengelolaan olahraga di seluruh Indonesia,” jelasnya.
Selain mengevaluasi program, Kemenpora bersama KONI dan Dispora Sumsel juga membahas empat fokus utama yakni standardisasi sarana-prasarana olahraga, pengembangan industri pendukung seperti apparel dan peralatan, peningkatan investasi sektor olahraga, serta penguatan tata kelola yang transparan dan profesional.
Kabid Humas KONI Sumsel, Daeng Supri Yanto, menutup dengan penegasan pentingnya sinergi komunikasi antarpihak. “Kami akan memastikan seluruh elemen masyarakat olahraga memahami pentingnya program ini dan berpartisipasi aktif dalam mewujudkannya,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini bukan sekadar sosialisasi, tapi momentum untuk mengevaluasi arah kebijakan dan kesiapan daerah dalam mendukung kebangkitan industri olahraga nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....