Persemaian Sriwijaya Kemampo Banyuasin Produksi 5 Juta Bibit per Tahun
- 09 Agt 2026 07:48 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Banyuasin - Menteri Kehutanan RI Raja Juli Antoni meresmikan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, Jumat, 7 Agustus 2026. Fasilitas tersebut memiliki kapasitas produksi hingga lima juta bibit per tahun untuk mendukung rehabilitasi hutan dan lahan di berbagai daerah.
Pusat persemaian tersebut menjadi bagian dari program strategis nasional bidang kehutanan. Bibit yang dihasilkan meliputi tanaman kayu, buah, tanaman multiguna, dan tanaman estetika yang dapat dimanfaatkan masyarakat secara gratis.
Masyarakat, kelompok tani, lembaga pendidikan, organisasi kemasyarakatan, dan instansi pemerintah dapat memanfaatkan bibit tersebut untuk mendukung kegiatan penghijauan. Penyediaan bibit secara luas diharapkan mempercepat pemulihan kawasan hutan dan lahan yang mengalami kerusakan.

Menteri Kehutanan Raja Juli Antoni mengatakan keberhasilan pembangunan hutan harus diawali dengan penyediaan bibit berkualitas. Menurutnya, kualitas bibit menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan rehabilitasi hutan.
"Membangun hutan dimulai dari menyiapkan bibit yang baik agar mampu tumbuh dan memberi manfaat bagi generasi mendatang," ujar Raja Juli Antoni.
Raja Juli menjelaskan Kementerian Kehutanan kini memiliki 59 fasilitas persemaian yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Fasilitas tersebut terdiri atas sembilan pusat persemaian besar dan 50 unit persemaian dengan kapasitas produksi lebih kecil.
Direktur Jenderal Pengelolaan Daerah Aliran Sungai dan Rehabilitasi Hutan (PDASRH) Diah Murtiningsih mengatakan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo berdiri di atas lahan sekitar enam hektare. Fasilitas tersebut dilengkapi sistem produksi modern untuk menghasilkan bibit berkualitas tinggi.
Pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo berlangsung pada 2023 hingga 2025 melalui kolaborasi pemerintah dan dunia usaha. Sinergi tersebut diharapkan mempercepat pemulihan lingkungan serta memperluas kegiatan penghijauan di berbagai wilayah.
"Kami berharap tempat ini menjadi pusat produksi bibit sekaligus penggerak rehabilitasi hutan dan lahan secara berkelanjutan," kata Diah Murtiningsih.
Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru mengapresiasi pembangunan Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo di Banyuasin. Menurutnya, fasilitas tersebut memperkuat upaya pelestarian hutan sekaligus mendorong kesadaran masyarakat menjaga lingkungan.
Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan juga mendorong sinergi pemerintah, dunia usaha, aparat penegak hukum, dan masyarakat dalam mempertahankan kawasan hutan. Kolaborasi tersebut dinilai penting untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan serta menjaga keberlanjutan lingkungan.
Dengan kapasitas produksi hingga lima juta bibit per tahun, Pusat Persemaian Sriwijaya Kemampo diharapkan menjadi salah satu pusat penyedia bibit unggul nasional. Keberadaan fasilitas ini juga ditargetkan memperkuat rehabilitasi hutan, memperluas kawasan hijau, dan mendukung pembangunan lingkungan berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....