Halal Bihalal Sumbagsel Jadi Ajang Satukan Potensi
- 27 Apr 2026 21:16 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, bersama Wakil Gubernur Sumsel, Cik Ujang, menjadi tuan rumah acara Halal Bihalal masyarakat perantau asal Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel). Kegiatan berlangsung di Griya Agung, Palembang, Sabtu, 25 April 2026.
Acara tersebut dihadiri tokoh nasional dan kepala daerah dari lima provinsi di Sumbagsel, yakni Sumatera Selatan, Bengkulu, Lampung, Jambi, dan Bangka Belitung. Sejumlah pejabat pusat turut hadir, di antaranya Tito Karnavian, Zulkifli Hasan, Sultan Bachtiar Najamudin, Yandri Susanto, serta M. Qodari. Hadir pula tokoh masyarakat seperti Aburizal Bakrie dan Hatta Rajasa.
Dalam kesempatan itu, Herman Deru menyampaikan, kehadiran para tokoh nasional menunjukkan kekuatan Sumbagsel yang tersebar di berbagai lini pemerintahan, baik eksekutif, legislatif, maupun yudikatif.
“Hari ini gagasannya yang paling mahal. Pertemuan ini bukan untuk unjuk gigi, namun membuktikan bahwa kita ini besar, kita ini kuat, dan luar biasa. Kami di Sumsel bertindak sebagai tuan rumah karena merasa sebagai dulur paling tuo,” ungkap Herman Deru.
Ia menegaskan, momentum Halal Bihalal ini bukan sekadar ajang silaturahmi, tetapi juga ruang strategis untuk menyatukan visi pembangunan kawasan Sumbagsel.
Senada dengan itu, Zulkifli Hasan yang menjadi inisiator awal kegiatan bersama Sufmi Dasco Ahmad, menyampaikan pentingnya sinergi potensi sumber daya manusia dan sumber daya alam di lima provinsi Sumbagsel.
“Silaturahmi dan ikatan batin adalah kebutuhan. Ini momentum untuk menyatukan kekuatan agar mampu berkontribusi nyata bagi daerah tercinta,” tegas Zulkifli.
Sementara itu, Tito Karnavian turut mencairkan suasana dengan mengenang masa kecilnya di Palembang. Ia menekankan pentingnya semangat persaudaraan sebagai pendorong percepatan pembangunan daerah.
“Malu kito Pak kalau ditanya orang, ngapoi bae jadi wong pusat selamo ini (apa saja kerjaan orang pusat selama ini untuk daerah). Ini bukan feodalisme, tapi secara natural kita ingin berbuat sesuatu untuk tanah kelahiran,” ungkap Tito.
Kegiatan ini diharapkan menjadi langkah awal memperkuat kolaborasi antar daerah di wilayah Sumbagsel, sekaligus mendorong kontribusi nyata para tokoh asal daerah dalam pembangunan di kampung halaman.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....