Fenomena “Godzilla El Nino” dan IOD Positif Picu Cuaca Ekstrem di Indonesia
- 31 Mar 2026 00:36 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, PALEMBANG - Fenomena El Nino yang dikenal sebagai “Godzilla El Nino” kembali menjadi perhatian karena dampaknya yang signifikan terhadap cuaca global. Kondisi ini diperparah dengan munculnya Indian Ocean Dipole positif yang terjadi di Samudra Hindia.
Melansir akun Instagram @brin_indonesia, Kombinasi kedua fenomena ini menyebabkan peningkatan suhu permukaan laut secara ekstrem di wilayah Pasifik dan Samudra Hindia. Dampaknya, pembentukan awan hujan di Indonesia menjadi terhambat.
El Nino kuat mengakibatkan pergeseran pola angin dan berkurangnya suplai uap air ke wilayah Indonesia. Hal ini membuat sebagian besar daerah mengalami penurunan curah hujan secara signifikan.
Sementara itu, IOD positif memperkuat kondisi kering dengan mengurangi pembentukan awan di wilayah barat Indonesia. Akibatnya, musim kemarau menjadi lebih panjang dan lebih kering dari biasanya.
Kondisi ini berpotensi meningkatkan risiko kekeringan di berbagai wilayah, termasuk sektor pertanian dan ketersediaan air bersih. Selain itu, suhu udara yang lebih panas juga dapat dirasakan masyarakat dalam aktivitas sehari-hari.
Tidak hanya itu, potensi kebakaran hutan dan lahan juga meningkat akibat kondisi lingkungan yang kering. Situasi ini perlu diwaspadai oleh masyarakat dan pemerintah daerah.
Para ahli mengimbau masyarakat untuk mulai melakukan langkah antisipasi terhadap dampak cuaca ekstrem. Upaya penghematan air dan menjaga lingkungan menjadi hal yang penting dilakukan.
Dengan memahami fenomena ini, diharapkan masyarakat dapat lebih siap menghadapi perubahan cuaca yang terjadi. Kewaspadaan dan mitigasi menjadi kunci untuk mengurangi risiko yang ditimbulkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....