Banjir Agam: BHS Salurkan Bantuan, Dorong Early Warning
- 15 Des 2025 08:36 WIB
- Palembang
KBRN, Agam: Anggota Komisi VII DPR RI, Bambang Haryo Soekartono (BHS), menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi ribuan warga yang terdampak banjir dan longsor di Kabupaten Agam, Sumatera Barat. Aksi ini merupakan kelanjutan dari kepedulian BHS setelah sebelumnya juga menyambangi korban banjir di Aceh Tamiang.
Bantuan yang diserahkan meliputi ribuan paket sembako, perlengkapan sekolah, serta kebutuhan ibu dan anak. Bantuan ini langsung didistribusikan kepada warga yang mengungsi di Pos Pengungsian Kecamatan Payalemba, Nagari Salareh Aia, Kabupaten Agam.
“Semoga bantuan ini dapat bermanfaat bagi saudara-saudara kita yang saat ini berada di pos pengungsian, dan setidaknya dapat meringankan beban di tengah situasi sulit pascabencana,” ujar BHS dalam siaran pers yang diterima RRI, Minggu (14/12/2025).
Penyaluran bantuan ini dilakukan BHS berkoordinasi dengan dua kolega separtainya di DPR RI dari Dapil Sumatera Barat, yaitu Andre Rosiade dan Ade Rezky Pratama.
Selain berfokus pada penyaluran logistik, legislator dari Fraksi Partai Gerindra itu juga memanfaatkan kunjungannya untuk mengecek langsung kesiapan mitigasi bencana di wilayah terdampak. Ia menemukan bahwa wilayah tersebut belum memiliki sistem peringatan dini (early warning system) yang memadai.
Hal ini menjadi sorotan tajam BHS mengingat dampak bencana di Agam sangat parah, dengan lebih dari 55 korban meninggal dan hilang, serta 496 warga terpaksa mengungsi. BHS mendesak pemerintah daerah segera menyiapkan sistem peringatan dini, menunjuk titik kumpul (meeting point) yang aman, dan secara rutin melaksanakan simulasi kebencanaan.
Lebih jauh, BHS menyoroti lambatnya pemulihan infrastruktur pascabencana. Ia meminta pemerintah daerah, baik kabupaten maupun provinsi, untuk segera melakukan pemulihan kondisi, terutama melalui percepatan pembangunan hunian sementara (huntara).
Huntara ini dinilai penting sebagai solusi cepat bagi warga yang kehilangan tempat tinggal, sambil menunggu realisasi pembangunan hunian tetap (huntap) yang difasilitasi oleh pemerintah daerah dan pusat.
Meskipun menyampaikan desakan, BHS tetap memberikan apresiasi terhadap upaya penanganan cepat yang dilakukan pemerintah, khususnya kepada jajaran TNI, Polri, dan Brimob yang bekerja keras di dapur umum untuk memastikan kebutuhan pangan pengungsi terpenuhi.
“Kami berharap bantuan ini benar-benar sampai kepada masyarakat yang paling membutuhkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ungkap politisi yang akrab disapa BHS tersebut.
Komitmen bantuan kemanusiaan ini pun akan diperluas. BHS memastikan penyaluran bantuan susulan ke Sumatera Barat akan didukung oleh Gabungan Pengusaha Nasional Angkutan Sungai, Danau, dan Penyeberangan (Gapasdap), serta sejumlah pelaku industri lainnya.
Melalui kolaborasi antara parlemen, pemerintah, dunia usaha, dan masyarakat, BHS berharap pemulihan pascabanjir di Agam dapat berjalan lebih cepat dan berkelanjutan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....