Kemenag Sumsel Sabet Tiga Penghargaan Nasional
- 03 Des 2025 20:50 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Selatan kembali menegaskan kiprahnya di tingkat nasional dengan meraih tiga penghargaan pada ajang Humas Kemenag Award 2025 yang digelar Biro Humas dan Komunikasi Publik Setjen Kemenag RI di Hotel Aryaduta Menteng, Jakarta, Senin (1/12/2025) malam.
Kanwil Kemenag Sumsel dinobatkan sebagai penerima penghargaan Pengelolaan Komunikasi Inovatif Kanwil (AIoHUMAS), Pengelolaan Website Kanwil Terbaik, serta Satker Kanwil dengan Kualifikasi Informatif (PPID). Seluruh penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Sekjen Kemenag Kamaruddin Amin, Staf Khusus Menteri Agama Ismail Cawidu, dan Irjen Kemenag Khairunas, dan diterima oleh Kakanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan.
Syafitri mengungkapkan apresiasinya atas capaian tersebut dan menilai penghargaan yang diraih merupakan hasil kerja bersama seluruh insan humas Kemenag Sumsel.
“Alhamdulillah kita membawa pulang tiga penghargaan bergengsi. Terima kasih atas kerja keras, dedikasi, dan loyalitas bapak/ibu semua. Semoga penghargaan ini menjadi pendorong bagi kita untuk terus berinovasi dan mencetak lebih banyak prestasi di masa mendatang,” tutur Syafitri.
Humas Kemenag Award sendiri merupakan ajang apresiasi bagi insan humas dan media. Tahun ini, sebanyak 73 pemenang dari Kanwil, PTKN, unit Eselon I, serta jurnalis dan media komunitas menerima penghargaan.
Sementara itu, Sekjen Kemenag, Kamaruddin Amin, menegaskan pentingnya profesionalisme humas di tengah padatnya ruang digital dan ketatnya kontestasi narasi.
“Tema tahun ini, Satu Kemenag, Berjuta Cerita Baik, sangat tepat. Jutaan cerita baik lahir setiap hari dari lebih 1 juta ASN Kementerian Agama. Humas bertugas menemukan, mengangkat, dan menyebarkannya,” ujarnya.
Menteri Agama, Nasaruddin Umar, dalam arahannya mengapresiasi peran humas dalam memperkuat layanan publik Kemenag.
“Selama motto kita ikhlas beramal itu, kita akan di-back up kekuatan Yang Maha Hebat,” ujarnya.
Menag juga mengingatkan agar jajaran Kemenag tetap rendah hati. “Karena kalau orang menikmati pujian, selesai prestasinya,” kata Nasaruddin.
Ia menegaskan seluruh prestasi yang diraih merupakan hasil kerja tim dan dukungan publik.
“Terhadap prestasi Kemenag itu semua terwujud karena masyarakat memahami apa yang kita lakukan,” jelasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....