Mengenal Rentak, Kue Kering Tradisional Asal Sekayu

  • 25 Jul 2024 09:38 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Rentak adalah kue kering khas tradisional daerah Sekayu, Musi Banyuasin, Sumatera Selatan. Memiliki cita rasa gurih dan manis, kue ini sangat cocok dinikmati dengan secangkir kopi,atau teh hangat.

Lina, warga Desa Bailangu, Sekayu, Musi Banyuasin, mengungkapkan, hingga saat ini kue Rentak masih terus terjaga kelestariannya oleh masyarakat setempat. Kue ini dapat dijumpai di pasar atau toko oleh-oleh makanan khas daerah Sekayu. Memiliki cita rasa yang manis dan gurih. Kue Rentak bisa tahan lama lebih dari dua minggu jika disimpan di tempat yang kering.

Selain dijadikan sebagai camilan dan selalu disajikan di hari lebaran, kuliner yang diwarisi dari generasi ke generasi ini juga menjadi syarat hantar-hantaran pengantin dalam acara adat pernikahan daerah Sekayu, Musi Banyuasin.

Bagi anda yang ingin mencoba untuk membuat kue Rentak berikut resep dan cara membuatnya :

1. Siapkan 15 butir telur Ayam (separuh putih telur dibuang)

2. Dua kilogram tepung terigu yang sudah disangrai

3. Satu kilogram sagu yang sudah disangrai

3. Empat Gelas Belimbing gula pasir

4. Vanili dan soda kue secukupnya

6. Pewarna daun pandan atau Buah Naga

Proses pembuatannya:

Masukkan telur, gula pasir dan soda kue dan vanili ke dalam tempat yang sudah disiapkan.

-Mixer semua bahan sampai mengembang,sesudah mengembang, masukkan bahan tepung terigu dan sagu yang sudah disangrai secara bertahap.

Setelah adonan diulang sampai kalis dan dapat di bentuk,bagi menjadi tiga bagian, selanjutnya beri satu adonan dengan pewarna dari buah Naga dan satu bagian dari daun Pandan.

-Selanjutnya bentuk adonan menyerupai daun, bunga atau sesuai selera.

-Tahap berikutnya panggang adonan yang sudah di bentuk di dalam oven, sekitar 25 menit pastikan sampai kue sudah mengembang.

-Setelah matang, kue Rentak siap dihidangkan setelah dalam keadaan dingin.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....