Gulo Puan Khas Palembang Mulai Langka
- 22 Mar 2024 16:20 WIB
- Palembang
KBRN, Palembang: Palembang, kota terbesar kedua di Sumatra terkenal dengan beragam kuliner lezatnya seperti pempek, tekwan, dan laksan. Namun, ada satu kuliner khas Palembang yang mulai langka, yaitu gulo puan.
Gulo puan adalah kudapan manis yang terbuat dari susu kerbau segar dicampur dengan gula merah dan dimasak dengan api kecil selama lima jam. Adonan yang terus diaduk agar tidak menggumpal ini akan mengental dan berwarna cokelat keemasan. Adonan kemudian dicetak sesuai selera.
Rasa gulo puan manis dan gurih membuat kudapan ini menjadi favorit banyak orang. Rasa gurih pada gulo puan berasal dari susu kerbau Rawa Pampangan. Kerbau Rawa Pampangan merupakan jenis kerbau yang menghasilkan susu dengan kualitas tinggi. Susu kerbau Rawa Pampangan memiliki kandungan lemak yang tinggi sehingga menghasilkan rasa gurih yang khas.
Gulo puan merupakan salah satu kekayaan kuliner Indonesia yang perlu dilestarikan. Namun, gulo puan kini mulai langka karena beberapa faktor, antara lain:
Populasi kerbau Rawa Pampangan yang semakin sedikit. Kerbau Rawa Pampangan merupakan jenis kerbau yang terancam punah. Populasi kerbau ini semakin sedikit karena lahan penggembalaan yang semakin berkurang.
Proses pembuatan gulo puan masih tradisional dan memakan waktu lama. Proses pembuatan gulo puan yang masih tradisional membutuhkan waktu yang lama dan tenaga yang cukup banyak. Hal ini membuat gulo puan menjadi makanan yang mahal.
Upaya pelestarian gulo puan perlu dilakukan untuk menjaga kelestarian kuliner Indonesia. Salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah dengan meningkatkan populasi kerbau Rawa Pampangan. Hal ini dapat dilakukan dengan melakukan penangkaran kerbau Rawa Pampangan. Upaya lain yang dapat dilakukan adalah dengan melakukan modernisasi proses pembuatan gulo puan. Modernisasi proses pembuatan gulo puan dapat dilakukan dengan menggunakan mesin yang dapat mempercepat proses pembuatan gulo puan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....