Musim Durian di Sumsel Berlangsung Panjang hingga Maret

  • 05 Feb 2024 16:16 WIB
  •  Palembang

KBRN Lubuklinggau: Musim durian di Provinsi Sumatera Selatan, khususnya di Kota Lubuklinggau, diperkirakan akan berlangsung hingga Maret 2024. Kepala Dinas Pertanian Kota Lubuklinggau, Eka Ardi Aguscik, mengungkapkan bahwa panen durian tidak serentak, sehingga memperpanjang musim durian di daerah tersebut.

"Musim durian di Lubuklinggau kali ini akan lebih panjang, karena panennya tidak serentak, bisa sampai bulan Maret," ujar Eka kepada wartawan pada Senin (5/2/2024).

Beberapa wilayah penghasil durian di Kota Lubuklinggau meliputi Kelurahan Jukung Jaya, Kelurahan Air Kati, Kelurahan Air Temam, Kelurahan Binjai, Kelurahan Bedeng Kati, Kelurahan Perumnas Rahma, Kelurahan Rahma, Kelurahan Siring Agung, Kelurahan Ulak Lebar, Kelurahan Sidorejo, Kelurahan Tapak Lebar, Kelurahan Pelita Jaya, Kelurahan Lubuk Tanjung, Kelurahan Kayuara, hingga Kelurahan Watas.

"Rata-rata di Lubuklinggau ini masing-masing kebun masyarakat ada buah durian," tambahnya.

Eka juga menyebutkan bahwa jenis durian luar, seperti durian montong, durian musang king, durian petruk, dan durian bawor, kini mulai banyak dibudidayakan di Lubuklinggau. Meskipun potensi ekspor durian Lubuklinggau besar, kendala yang dihadapi melibatkan panen yang tidak serentak dan terbatasnya fasilitas pengolahan pasca panen.

"Di Lubuklinggau ini baru sebatas menjual buah durian segar, belum ada olahan yang kapasitas besar (masih skala kecil). Bahkan untuk rumah olahan durian kita tidak ada," ungkap Eka.

Sementara itu, mengenai harga, durian Lubuklinggau bervariasi tergantung ukuran dan jenis buahnya, mulai dari Rp 5 ribu untuk ukuran kecil hingga R 40 ribu per buah untuk ukuran besar. Untuk sementara, durian Lubuklinggau telah masuk pasar luar, mencapai Kabupaten Sekayu, Kota Palembang, bahkan Jakarta.




Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....