Pasokan Daging Jadi Tantangan Usaha Kebab di Palembang
- 17 Jul 2026 09:29 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Kebab Kairo telah beroperasi sejak tahun 2018 dan kini memiliki 33 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Kota Palembang.
- Usaha ini bertahan karena menawarkan cita rasa autentik Timur Tengah dengan harga terjangkau mulai dari Rp10 ribu hingga Rp18 ribu per porsi, terutama menarik bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.
- Tantangan utama yang dihadapi adalah ketersediaan daging sapi, kambing, dan domba yang terbatas dengan harga yang terus meningkat, sehingga memerlukan perhitungan biaya yang cermat.
RRI.CO.ID, Palembang - Kuliner Timur Tengah semakin akrab di lidah masyarakat Indonesia, termasuk kebab yang kini mudah ditemukan di berbagai sudut Kota Palembang. Cita rasa khas dengan harga terjangkau membuat makanan ini tetap menjadi pilihan, terutama bagi kalangan pelajar dan mahasiswa.
Salah satu pelaku usaha yang masih bertahan adalah Kebab Kairo di kawasan Pusri, Palembang. Sejak berdiri pada 2018, usaha tersebut terus berkembang hingga memiliki 33 gerai yang tersebar di berbagai wilayah Kota Palembang.
Fadli, salah seorang penjual Kebab Kairo, mengatakan tingginya minat masyarakat menjadi faktor utama usaha tersebut tetap bertahan. Konsumen didominasi anak muda yang mencari makanan praktis dengan harga terjangkau.
"Usaha kebab ini sudah ada sejak tahun 2018. Alhamdulillah sampai sekarang masih eksis dan banyak diminati, terutama anak muda dan mahasiswa karena rasanya enak serta harganya terjangkau," ujarnya saat ditemui Kamis, 16 Juli 2026.
Menurut Fadli, Kebab Kairo menawarkan berbagai pilihan menu dengan harga mulai Rp10 ribu, Rp15 ribu, hingga Rp18 ribu per porsi. Harga tersebut dinilai masih ramah di kantong sehingga mampu menjangkau berbagai kalangan.
Selain harga yang terjangkau, kualitas bahan baku juga menjadi perhatian utama dalam menjaga cita rasa produk. Daging sapi, kambing, maupun domba yang digunakan dipilih agar tetap memberikan rasa autentik khas kebab Timur Tengah.
Namun, Fadli mengakui pelaku usaha masih menghadapi tantangan dalam memperoleh bahan baku utama. Ketersediaan daging yang terbatas dan harga yang terus meningkat menjadi kendala yang harus diantisipasi.
"Kendala terbesar adalah ketersediaan daging yang kadang sulit didapatkan. Kalaupun tersedia, harganya cukup tinggi sehingga kami harus menghitung biaya dengan cermat agar usaha tetap berjalan tanpa mengalami kerugian," katanya.
Meski menghadapi tantangan tersebut, Kebab Kairo tetap berupaya menjaga kualitas produk dan pelayanan kepada pelanggan. Strategi tersebut dinilai menjadi kunci mempertahankan kepercayaan konsumen di tengah persaingan usaha kuliner yang semakin ketat.
Keberadaan Kebab Kairo juga menunjukkan semakin beragamnya pilihan kuliner di Kota Palembang sebagai hasil akulturasi budaya. Ragam kuliner dari berbagai negara yang hadir di Indonesia turut memperkaya cita rasa sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....