Kuliner Tradisional Bertahan lewat Peran Generasi Muda
- 27 Apr 2026 10:21 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Pelestarian kuliner tradisional dinilai tidak hanya bergantung pada pelaku usaha, tetapi juga keterlibatan generasi muda. Hal itu disampaikan pemilik Prausan Ridho, Ida, dalam mengembangkan kuliner khas Palembang.
Usaha yang dijalankan Ida tidak sekadar berorientasi bisnis. Ia menyebut kuliner tersebut sebagai warisan keluarga yang ingin diteruskan ke generasi berikutnya.
Nama Prausan Ridho diambil dari nama anaknya sebagai simbol keberlanjutan usaha. Ida berharap bisnis tersebut dapat berkembang melalui peran keluarga.
“Harapannya nanti anak bisa meneruskan, bahkan membuka cabang di berbagai daerah,” katanya dalam dialog bersama Radio Republik Indonesia, Kamis, 16 April 2026.
Salah satu anaknya, Nyimas Nayzila, mulai terlibat dalam kegiatan usaha. Ia membantu promosi hingga proses produksi dan pengemasan.
Menurut Ida, peran generasi muda penting untuk menjaga eksistensi kuliner tradisional. Kehadiran mereka dinilai mampu memperluas pasar melalui pendekatan yang lebih modern.
Selain menjaga resep, inovasi juga dilakukan untuk mengikuti selera konsumen. Variasi isian martabak ditambah tanpa menghilangkan cita rasa khas.
Prausan Ridho juga mempertahankan kualitas melalui pemilihan bahan baku premium. Ida mengaku turun langsung memastikan kualitas bahan tetap terjaga.
Distribusi produk kini mulai menjangkau luar daerah. Pengemasan vakum menjadi solusi agar makanan tetap aman selama pengiriman.
Meski permintaan meningkat, sistem produksi tetap berbasis pesanan. Langkah ini dilakukan agar kualitas makanan tidak menurun.
“Kunci keberhasilan usaha kuliner terletak pada konsistensi rasa, kebersihan, serta kepuasan pelanggan,” ujarnya. Ia berharap kuliner khas Palembang semakin dikenal secara nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....