Rahasia Sukses Chikaru Palembang Tembus Pasar Anak Muda
- 15 Mar 2026 14:17 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Fenomena kuliner Jepang tak sekadar tren sesaat. Di tangan para pelaku usaha kreatif, kudapan berbahan dasar ayam ini bertransformasi menjadi bisnis kemitraan yang menjanjikan. Salah satunya terlihat pada geliat gerai Chikaru Japanese Chicken Roll di kawasan kampus UIN Raden Fatah Palembang.
Meski baru seumur jagung, gerai yang resmi beroperasi sejak Rabu, 7 Januari 2026 ini langsung mencuri perhatian publik. Menjadi cabang ke-10 di Palembang dari total 17 cabang nasional, Chikaru membuktikan bahwa konsep makanan kekinian yang to-the-point masih menjadi primadona.
Bella Wahyuni, pemilik cabang tersebut, mengungkapkan bahwa daya tarik utama produk ini terletak pada tekstur dan visualnya yang menggugah selera. Menggunakan kombinasi dua jenis tepung roti, halus dan kasar, menghasilkan sensasi crunchy yang konsisten.
“Karena pakai dua jenis tepung roti, jadi waktu dimakan terasa crunchy sesuai dengan nama Japanese Chicken Roll,” ujar Bella saat ditemui di sela kesibukannya melayani pembeli, Sabtu, 14 Maret 2026.
Menyasar Ekosistem Kampus
Strategi penempatan lokasi di area pendidikan terbukti ampuh. Bella menyebutkan, segmen pasar terbesarnya berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar. Uniknya, mayoritas konsumen didominasi oleh perempuan yang gemar mengeksplorasi rasa baru.
Dengan harga kompetitif—mulai dari Rp10.000 untuk ukuran mini hingga Rp15.000 untuk ukuran besar—Chikaru menawarkan fleksibilitas rasa. Varian seperti truffle, seaweed, hingga saus mentai dan royal garlic menjadi alasan mengapa pembeli terus kembali.
Namun, bisnis tetap memiliki dinamika. Di tengah bulan Ramadan, volume penjualan mengalami sedikit penyesuaian. Jika biasanya Bella mampu menghabiskan 10 kilogram bahan baku per hari, kini angka tersebut berada di kisaran 6 kilogram seiring banyaknya mahasiswa yang pulang kampung.
Sistem bisnis yang dijalankan pun tergolong simpel. Menggunakan skema beli putus, mitra cukup mengambil bahan baku langsung dari pusat di kawasan 10 Ulu untuk kemudian diolah di gerai masing-masing.
“Sistem kemitraannya sederhana, beli bahan baku langsung dari pusat lalu diolah sendiri. Kami juga membuka peluang bagi masyarakat yang ingin bergabung menjadi mitra asalkan memiliki lokasi usaha,” tambah Bella optimis.
Bagi Anda pencinta kuliner pedas, gerai yang buka setiap Senin hingga Sabtu pukul 10.00 - 20.00 WIB ini menawarkan tingkat kepedasan yang bisa dikustomisasi, mulai dari original hingga "sangat pedas". Sebuah tawaran menarik bagi pemburu takjil atau sekadar camilan sore di jantung Kota Palembang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....