Nasi Kapau dan Nasi Padang, Sama Tapi Berbeda

  • 08 Jan 2026 18:03 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Sepiring nasi dengan rendang, gulai babat, dan beragam lauk khas Minangkabau selalu menggoda selera. Namun, tak sedikit penikmat kuliner yang masih menyamakan nasi Padang dan nasi Kapau, padahal keduanya memiliki perbedaan cukup mencolok.

Meski sama-sama berasal dari ranah Minangkabau, Sumatera Barat, nasi Padang dan nasi Kapau memiliki ciri khas tersendiri, mulai dari cara penyajian, jenis lauk, hingga karakter rasa.

Pedagang nasi di kawasan Radial Palembang, Ajo Arnison, menjelaskan perbedaan tersebut saat ditemui RRI, Senin, Januari 2026. “Perbedaan pertama terlihat dari cara penyajian. Di rumah makan nasi Kapau, pembeli bisa melihat semua lauk dan memilih langsung. Penyajiannya mirip prasmanan,” ujar Arnison.

Menurutnya, nasi Padang disajikan dengan sistem hidang, di mana aneka lauk diletakkan di piring-piring kecil di atas meja. Sementara nasi Kapau menampilkan panci-panci besar berisi lauk yang ditata bertumpuk dan tampak menggunung, menciptakan daya tarik visual tersendiri.

Perbedaan juga tampak dari lauk andalan. Rumah makan nasi Kapau memiliki menu khas yang jarang ditemui di nasi Padang, yakni gulai tambusu—usus sapi berisi campuran telur, tahu, dan rempah-rempah.

“Gulai tambusu ini primadona nasi Kapau dan hampir tidak ditemukan di rumah makan nasi Padang,” jelas Arnison.

Dari sisi rendang, nasi Padang identik dengan rendang daging sapi kering. Sementara pada nasi Kapau, rendang ayam justru lebih populer. Karakter rasa pun berbeda.

“Nasi Kapau cenderung lebih pedas dan kaya rempah karena bumbunya lebih berani. Kalau nasi Padang, rasanya gurih dan sedikit manis,” tambahnya.

Perbedaan paling mendasar terletak pada daerah asal. Nasi Kapau berasal dari Nagari Kapau, Kecamatan Tilatang Kamang, Kabupaten Agam, sedangkan nasi Padang berkembang dari Kota Padang, Sumatera Barat.

“Asalnya berbeda, makanya ciri dan rasanya juga tidak sama,” tutup Arnison.

Dengan memahami perbedaan ini, penikmat kuliner tak lagi keliru membedakan dua sajian Minang yang sama-sama lezat, namun punya identitas kuat masing-masing.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....