Choipan, Bukti Akulturasi Budaya Lewat Kuliner Tradisional

  • 14 Agt 2025 06:07 WIB
  •  Palembang

KBRN, Palembang: Di antara berbagai kuliner khas Tionghoa di Kalimantan Barat, choipan (atau chai kue) tetap menjadi favorit yang tak lekang oleh waktu. Makanan mungil berbentuk setengah lingkaran ini bukan hanya memanjakan lidah, tapi juga menyimpan cerita budaya yang kuat di balik cita rasanya.

Choipan terbuat dari kulit tipis berbahan dasar tepung beras yang dikukus, kemudian diisi dengan berbagai macam bahan, seperti bengkuang, kucai, atau talas. Setelah dikukus, choipan biasanya disajikan dengan bawang putih goreng yang ditaburkan di atasnya, serta sambal pedas yang khas.

Di Palembang sendiri, makanan khas Kalimantan ini sudah tersedia di Toko Kopi Saring Sinar Kapuas. Selvi salah satu pengunjung, mengatakan bahwa choipan ini adalah makanan yang ia gemari, walau bentuknya hampir mirip dengan pempek pistel, namun rasanya berbeda.

"Rasanya unik, lembut dan enak, apalgi dicocol sama sambalnya yang khas," kata Selvi kepada RRI, Rabu (13/8/25). Dulu, choipan hanya dibuat saat Imlek atau acara keluarga besar, tapi sekarang jadi jajanan harian yang digemari banyak orang.

Uniknya, meski berasal dari budaya Tionghoa, choipan telah melebur dalam kehidupan masyarakat multikultural di Singkawang. Tidak hanya etnis Tionghoa, masyarakat Dayak dan Melayu pun turut menikmati choipan sebagai bagian dari kekayaan kuliner lokal.

Seiring berkembangnya zaman, choipan mulai dijual dalam berbagai varian rasa dan inovasi penyajian. Beragam penyajian mulai dari yang digoreng, diberi topping kekinian, bahkan dijual beku sebagai oleh-oleh. Namun, choipan tradisional dengan isian bengkuang dan taburan bawang goreng tetap menjadi primadona.

Kuliner sederhana ini bukan sekadar makanan, tapi juga simbol akulturasi budaya dan warisan leluhur yang terus dilestarikan. Di tengah gempuran makanan modern, choipan tetap bertahan sebagai bukti bahwa rasa autentik selalu punya tempat di hati pecinta kuliner Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....