Gulai Keong Sawah Besemah Jadi Primadona
- 10 Agt 2025 22:56 WIB
- Palembang
KBRN, Pagar Alam: Kuliner tradisional Sumatera Selatan kembali mencuri perhatian dengan gulai keong sawah khas Besemah. Hidangan ini berasal dari Lahat dan Pagaralam dan dikenal gurih pedas serta unik.
Keong sawah atau liling, tutut, dan kembuai dimasak menggunakan bumbu rempah khas. Racikannya antara lain serai, lengkuas, kunyit, cabai merah, bawang merah, bawang putih, kemiri, daun jeruk, daun salam, dan tomat.
Salah satu konten kreator asal Pagar Alam, Ichan, mengatakan bahan keong sawah biasanya didapat dari tangkapan di sawah atau sungai. “Kalau musim panen padi, keongnya banyak dan rasanya lebih segar,” ujarnya, Minggu (10/8/2025).
Ia menjelaskan, gulai keong sawah sering menjadi lauk pendamping nasi hangat atau lontong. “Resep ini turun-temurun agar rasa tetap asli dan dikenal generasi muda,” katanya.
Menurutnya, memasak gulai keong bisa mengajarkan generasi muda mencintai kuliner khas Besemah. Selain itu, bahan mudah ditemukan dan harganya terjangkau bagi masyarakat desa.
Pemerhati kuliner Sumsel, Dina Oktaviani, menilai gulai keong sawah Besemah memiliki rasa berbeda dibanding daerah lain. “Bumbunya lebih pekat, pedas pas, dan proses perebusannya membuat daging keong empuk,” jelasnya.
Ia menegaskan, gulai keong sawah layak dipromosikan sebagai ikon kuliner daerah. Keunikannya tidak hanya soal rasa, tetapi juga tradisi dan kearifan lokal masyarakat Besemah.
Gulai keong sawah kini menjadi daya tarik wisata kuliner Sumatera Selatan. Masyarakat berharap kuliner ini terus lestari dan dikenal hingga ke tingkat nasional.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....